<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98998">
 <titleInfo>
  <title>KINERJA PERTUMBUHAN DAN EFISIENSI PAKAN IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS) YANG DIBERI SUPLEMEN BE-5 PADA PAKAN BERPROTEIN RENDAH DALAM SISTEM KERAMBA JARING APUNG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUNAZAR ANGGUN BAIHAQI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pembudidaya ikan nila saat ini mengeluarkan 60% sampai dengan &#13;
70% biaya produksi untuk pakan ikan nila. Hal tersebut mendorong penelitian untuk &#13;
menemukan solusi bagaimana menurunkan biaya produksi. Pembudidaya &#13;
menggunakan pakan berprotein rendah dengan harga murah karena permasalahan &#13;
tersebut, sehingga tidak dapat mencukupi kebutuhan asupan protein terhadap ikan &#13;
nila. Penelitian ini memanfaatkan fungsi campuran BE-5 pada pakan sehingga dapat &#13;
meningkatkan kadar protein dan menurunkan biaya produksi. Pada penelitian ini &#13;
pakan berprotein rendah yang digunakan untuk bahan pengujian memiliki kadar &#13;
protein 16%, untuk mengetahui pengaruh campuran BE-5 tersebut pada pakan &#13;
dilakukan 4 jenis perlakuan pada proses budidaya ikan nila yang diberi nama &#13;
perlakuan A, B, C, dan D. Perlakuan A tidak ada penambahan BE-5, pada perlakuan &#13;
B dosis BE-5 yang ditambahkan adalah 5gr/kg pakan, pada perlakuan C dosis BE-5 &#13;
yang ditambahkan adalah 10gr/kg pakan, pada perlakuan D dosis BE-5 yang &#13;
ditambahkan adalah 15gr/kg pakan. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa &#13;
pertumbuhan ikan nila terbaik adalah pada perlakuan C yang ditambahkan suplemen &#13;
BE-5 dengan dosis 10gr/kg pakan.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98998</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-23 13:50:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-23 14:44:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>