<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98996">
 <titleInfo>
  <title>UJI AKTIVITAS ENZIM SELULASE DARI BAKTERI SELULOLITIK YANG DIISOLASI PADA PERAIRAN EKOSISTEM MANGROVE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ULFA FARIANSYAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bakteri selulolitik merupakan salah satu bakteri yang dapat menghasilkan enzim selulase yang memiliki peranan penting dalam mendegradasi selulosa. Telah dilakukan penelitian tentang uji aktivitas enzim selulase dari bakteri  selulolitik yang diisolasi pada perairan ekosistem mangrove. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji aktivitas enzim selulase dari bakteri selulolitik secara kualitatif dengan adanya zona bening pada media Carboxy Methyl Cellulose (CMC) sedangkan secara kuantitatif adanya aktivitas enzim dan aktivitas spesifik. Penentuan lokasi stasiun pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Sampel tersebut merupakan sampel yang bersumber dari perairan kawasan mangrove diambil dari 4 stasiun yaitu stasiun 1 dan stasiun 2 berlokasi di Gampong Lam Badeuk dan Gampong Deah Tengoh sedangkan staisun 3 dan 4 berlokasi di Gampong DesaRuyung dan Gampong Desa Lamreh. Hasil uji aktivitas enzim secara kualitatif menunjukkan bahwa dari 17 isolat bakteri diperoleh Indeks selulolitik yang bervariasi dan berkisar antara 0.46 cm hingga 2.71 cm. Dari keseluruhan isolat, diperoleh 2 isolat yang memiliki indeks selulolitik tertinggi yaitu  isolate BAM-112 (2.71 cm) dan isolat BAM-326 (2.28 cm). Adapun hasil uji aktivitas enzim secara kuantitatif untuk  isolat BAM-112 tertinggi diperoleh  pada jam ke-30 sebesar (0.008 U/ml) dan isolat BAM-326 tertinggi diperoleh pada jam ke-48 (0.0012 U/ml). Sedangkan uji aktivitas spesifik pada isolat BAM-112 tertinggi diperoleh pada jam ke-30 (0.251 U/mg) dan kadar protein tertinggi diperoleh pada jam ke-36 (0.057 mg/ml). Nilai aktivitas spesifik pada isolat BAM-326 tertinggi diperoleh pada jam ke-48 (0.097 U/mg) dan kadar protein yang di peroleh pada tertinggi pada jam ke-18 (0.014 mg/ml).&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98996</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-23 13:47:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-23 14:41:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>