<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98981">
 <titleInfo>
  <title>INTERFERENSI MORFOLOGIS BAHASA JAWA DALAM PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VIII SMP IT NURUL IKHWAH BOARDING SCHOOL KABUPATEN NAGAN RAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FITRA RIA FIRLIANDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peserta didik SMP IT Nurul Ikhwah merupakan penutur bilingualisme. Peristiwa bilingualisme dapat menyebabkan terjadinya interferensi pada dua bahasa yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan interferensi morfologis bahasa Jawa dalam penggunaan bahasa Indonesia pada bentuk kata dasar, afiksasi, reduplikasi dan komposisi. Data penelitian ini adalah tuturan siswa. Sumber data penelitian adalah siswa kelas VIII SMP IT Nurul Ikhwah Nagan Raya yang berjumlah 44 siswa selama 1 bulan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Pendekatan penelitian ini adalah sosiolinguistik dan deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan adalah teknik simak libat cakap, simak bebas libat cakap, teknik sadap, dan teknik tulis. Teknik analisis data penelitian ini adalah mereduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interferensi morfologis bahasa Jawa ke dalam bahasa Indonesia dapat digolongkan atas aspek kata dasar sebanyak (13) kata, aspek afiksasi (24) kata yang terdiri atas prefiks sebanyak (19) kata, yaitu penggunaan prefiks N-, Tak-, dan Ke-, konfiks sebanyak (4) kata yaitu penggunaan konfiks N-/-ek, dan Tak-/-i, sufiks berjumlah (1) kata yaitu penggunaan sufiks –i, pada bentuk infiks tidak ditemukan interferensi. Aspek reduplikasi ditemukan sebanyak (6) kata yaitu pada perulangan penuh dan perulangan berimbuhan. Bentuk kompositum tidak ditemukan interferensi. Simpulan penelitian ini adalah terdapat interferensi bahasa Jawa terhadap bahasa Indonesia baik dari kata dasar, dan bentuk-bentuk morfologi (afiksasi dan reduplikasi) sedangkan pemajemukan tidak ditemukan interferensi. Peristiwa interferensi tersebut mengakibatkan pada kerusakan dari kemurnian bahasa Indonesia yang juga berpengaruh pada makna semantik yang terdapat dalam kata tersebut.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98981</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-23 12:12:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-23 12:29:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>