<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98966">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PERBEDAAN SUHU INKUBASI TELUR IKAN JURUNG TOR SP. DI KUTACANE, ACEH TENGGARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ALSHAHBI ARAFI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakulta Kelautan dan Perikanan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan suhu inkubasi telur ikan jurung Tor sp di Kutacane Aceh Tenggara guna untuk mengetahui suhu yang optimal dalam  penetasan telur ikan jurung Tor sp. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Benih Ikan Lawe Bekung, Aceh Tenggara pada bulan Maret sampai dengan April 2021. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan 3 ulangan. Perlakuan A penetasan dengan suhu 19oC, Perlakuan B penetasan dengan suhu 21 oC ,Perlakuan C penetasan dengan suhu 23oC, Perlakuan D penetasan dengan suhu 25 oC. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah Derajat pembuahan, Derajat penetasan, Abnormalitas, Tingkat kelangsungan hidup. Penelitian ini menunjukkan bahwa parameter derajat pembuahan, derajat penetasan, dan kelangsungan hidup berpengaruh nyata (P0,05) terhadap parameter abnormalitas. Hasil penelitian ini menunjukan perlakuan A berbeda nyata  dengan  perlakuan C dan D tapi  tidak berbeda  nyata  dengan  perlakuan B. Hasil uji lanjut parameter  derajat  penetasan  menunjukan  bahwa  perlakuan  A berbeda nyata dengan perlakuan C dan D tapi  tidak berbeda nyata  dengan perlakuan B.Hasil uji lanjut parameter abnormalitas menunjukan bahwa perlakuan A tidak berbeda nyata terhadap perlakuan B, C, D.Hasil uji lanjut parameter kelangsungan hidupmenunjukkan bahwa perlakuan A berbeda nyata dengan perlakuan C dan D tapi tidak berbeda nyata dengan perlakuan B. &#13;
Kata Kunci: ikan jurung (Tor sp), inkubasi, suhu optimal, penetasan.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98966</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-23 10:49:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-23 11:06:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>