<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98920">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH BEBERAPA JENIS ZPT DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK PUCUK TANAMAN JAMBLANG (SYZYGIUM CUMINI (L.) SKEELS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FANNY ALYA SHADIKA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jamblang merupakan buah lokal yang mulai langka dan membutuhkan teknik perbanyakan yang efektif untuk menjaga kelestariannya, salah satunya perbanyakan vegetatif dengan cara setek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa jenis ZPT dan lama perendaman terhadap pertumbuhan setek pucuk tanaman jamblang. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan I dan Laboratorium Fisiologi Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala dimulai dari bulan Juli sampai November 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial 4 x 3 dengan 3 ulangan. Faktor yang diteliti yaitu jenis ZPT yang terdiri dari 4 taraf (kontrol, ekstrak bawang merah 75%, air kelapa 100%, dan ZPT NAA sintetis 40 gL-1) dan lama perendaman yang terdiri dari 3 taraf (6, 8, dan 10 jam). Jenis ZPT berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tunas pada umur 30, 45, 60, 75, dan 90 HST, jumlah tunas pada umur 30, 45, 60, 75, dan 90 HST, jumlah daun pada umur 30, 75, dan 90 HST, diameter tunas, jumlah akar, panjang akar, dan bobot basah tunas. Pertumbuhan tanaman jamblang akibat jenis ZPT yang terbaik dijumpai pada perlakuan NAA 40 gL-1. Lama perendaman berpengaruh sangat nyata terhadap diameter tunas dan berpengaruh nyata terhadap tinggi tunas pada umur 30 HST. Pertumbuhan tanaman jamblang akibat perlakuan lama perendaman yang terbaik dijumpai pada perlakuan lama perendaman 10 jam. Interaksi antara jenis ZPT dan lama perendaman berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan tinggi tunas pada umur 30, 45, 60, 75, dan 90 HST, jumlah akar, dan panjang akar, berpengaruh nyata terhadap jumlah tunas pada umur 30, 45, 60, 75, dan 90 HST, jumlah daun pada umur 90 HST, dan diameter tunas. Pertumbuhan tunas tanaman jamblang terbaik dijumpai pada kombinasi perlakuan air kelapa 100% dengan lama perendaman 10 jam. Pertumbuhan akar terbaik dijumpai pada kombinasi perlakuan NAA sintetis 40 gL-1 dengan lama perendaman 8 jam.Jamblang merupakan buah lokal yang mulai langka dan membutuhkan teknik perbanyakan yang efektif untuk menjaga kelestariannya, salah satunya perbanyakan vegetatif dengan cara setek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa jenis ZPT dan lama perendaman terhadap pertumbuhan setek pucuk tanaman jamblang. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan I dan Laboratorium Fisiologi Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala dimulai dari bulan Juli sampai November 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial 4 x 3 dengan 3 ulangan. Faktor yang diteliti yaitu jenis ZPT yang terdiri dari 4 taraf (kontrol, ekstrak bawang merah 75%, air kelapa 100%, dan ZPT NAA sintetis 40 gL-1) dan lama perendaman yang terdiri dari 3 taraf (6, 8, dan 10 jam). Jenis ZPT berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tunas pada umur 30, 45, 60, 75, dan 90 HST, jumlah tunas pada umur 30, 45, 60, 75, dan 90 HST, jumlah daun pada umur 30, 75, dan 90 HST, diameter tunas, jumlah akar, panjang akar, dan bobot basah tunas. Pertumbuhan tanaman jamblang akibat jenis ZPT yang terbaik dijumpai pada perlakuan NAA 40 gL-1. Lama perendaman berpengaruh sangat nyata terhadap diameter tunas dan berpengaruh nyata terhadap tinggi tunas pada umur 30 HST. Pertumbuhan tanaman jamblang akibat perlakuan lama perendaman yang terbaik dijumpai pada perlakuan lama perendaman 10 jam. Interaksi antara jenis ZPT dan lama perendaman berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan tinggi tunas pada umur 30, 45, 60, 75, dan 90 HST, jumlah akar, dan panjang akar, berpengaruh nyata terhadap jumlah tunas pada umur 30, 45, 60, 75, dan 90 HST, jumlah daun pada umur 90 HST, dan diameter tunas. Pertumbuhan tunas tanaman jamblang terbaik dijumpai pada kombinasi perlakuan air kelapa 100% dengan lama perendaman 10 jam. Pertumbuhan akar terbaik dijumpai pada kombinasi perlakuan NAA sintetis 40 gL-1 dengan lama perendaman 8 jam.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98920</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-22 16:23:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-23 08:38:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>