<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98887">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH CEKAMAN KEKERINGAN DAN PEMUPUKAN KALIUM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PADI (ORYZA SATIVA L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FAHLIA ARIYADI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tanaman padi merupakan tanaman sumber makanan pokok di Indonesia. Kondisi iklim yang tidak menentu seperti kekeringan sebagai dampak dari pemanasan global mempengaruhi produktivitas padi. Kekeringan mempengaruhi pertumbuhan dan hasil padi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh cekaman kekeringan dan pemupukan kalium terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Kaca 2 Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala yang belangsung dari bulan Februari–Juni 2021. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Petak Terpisah 3 x 3 dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah cekaman kekeringan sebagai petak utama yang terdiri dari 3 taraf (Tanpa Kekeringan, Kekeringan Fase Vegetatif dan  Kekeringan Fase Generatif). Faktor kedua adalah pemupukan kalium sebagai anak petak yang terdiri dari 3 taraf (50 kg.ha-1, 100 kg.ha-1 dan 150 kg.ha-1). Hasil penelitian menunjukkan kekeringan berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman (5-9 MST), jumlah anakan (5-9 MST), jumlah daun (5-9 MST), diameter batang (6-9 MST), skor daun menggulung, umur berbunga, berat kering akar, berat kering tajuk, berat gabah berisi dan potensi hasil serta terdapat pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 4 MST, tinggi tanaman saat panen, diameter pangkal rumpun (1-5 MST), rasio akar tajuk dan berat gabah hampa. Pemupukan kalium berpengaruh sangat nyata terhadap panjang akar, berat kering akar, berat kering tajuk, berat gabah berisi dan potensi hasil serta terdapat pengaruh yang nyata terhadap jumlah daun 4 MST. Terdapat interaksi yang sangat nyata antara kekeringan dan pemupukan kalium terhadap jumlah daun (3, 4 MST) dan berat kering akar serta terdapat interaksi nyata terhadap berat kering tajuk, rasio akar tajuk, berat gabah berisi dan potensi hasil. Pemupukam KCl 100 kg ha-1 dapat memperkecil penurunan hasil padi yang mengalami kekeringan fase vegetatif. Pemupukan KCl 150 kg ha-1 dapat memperkecil penurunan hasil padi yang mengalami kekeringan fase generatif.&#13;
&#13;
Kata kunci: Cekaman Kekeringan, Kalium, Inpari 32</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>RICE - FOOD CORP</topic>
 </subject>
 <classification>633.18</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98887</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-22 11:43:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-08 10:02:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>