<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98868">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH TERHADAP KETEBALAN KOLAGEN DAN KEDALAMAN POKET PERIODONTAL PADA GINGIVA TIKUS WISTAR JANTAN YANG MENGELAMI PERIODONTITIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>HARIS MAULANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteraan Gigi</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar Belakang: Kolagen merupakan komponen penting dalam setiap fase penyembuhan luka. Kolagen juga berperan sebagai penyusunan dasar matriks intraseluler pada daerah yang terluka. Menurut penelitian Irma et al. (2015), penyembuhan periodontitis ditandai dengan adanya peningkatan ketebalan jaringan kolagen pada masa proliferasi dan remodeling penyembuhan luka.Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan ekstrak daun belimbing wuluh terhadap ketebalan sel kolagen dan kedalaman poket periodontal pada gingiva tikus Wistar jantan yang mengalami periodontitis. Metode: Penelitian laboratoris ini menggunakan 15 ekor tikus Wistar jantan yang dibuat periodontitis dengan penggunaan wire ligatureselama 14-21 hari pada servikal gigi insisivus rahang bawah. Sampel dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok perlakuan dengan mengaplikasikan gel ekstrak daun belimbing wuluh, kelompok kontrol positif dengan mengaplikasikan gel metronidazol dan kelompok kontrol negatif dengan mengaplikasikan gel aquades. Tikus di euthanasia pada hari ke-7 setelah pengaplikasian ekstrak dan dilakukan pengamatan jaringan gingiva secara mikroskopis dengan pewarnaan hematoksilin eosin. Hasil: Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan ekstrak daun belimbing wuluh dapat menurunkan kedalaman poket dengan jumlah rata-rata 1,2 mm pada kelompok perlakuan, 1 mm pada kelompok kontrol positif dan 2,4 pada kelompok kontrol negatif lalu dapat juga meningkatkan ketebalan kolagen pada gingiva tikus wistar jantan yang mengalami periodontitis. Kesimpulan: Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan ekstrak daun belimbing wuluh dapat meningkatkan jumlah sel kolagen dan dapat menurunkan kedalaman poket periodontal pada gingiva tikus Wistar jantan yang mengalami periodontitis.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Periodontitis, Ekstrak daun belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.), Poket, Kolagen&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98868</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-22 08:32:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-22 09:12:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>