<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98866">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KELAYAKAN USAHA DAN PERFORMA PERTUMBUHAN BUDIDAYA UDANG VANAME (LITOPENAEUS VANNAMEI) SISTEM BIOFLOK DI ALUE NAGA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>IVAN MAULANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Udang vaname (Litopenaeus vannamaei) merupakan salah satu dari jenis udang yang paling sering dibudidayakan, hal ini dikarenakan udang vaname memiliki prospek dan profit yang menjanjikan. Di Indonesia jumlah hasil produksi udang vaname menyentuh angka 650.000 ton pada tahun 2020 dan ditargetkan akan meningkat pada tahun 2021 menjadi 860.000 ton. Pengumpulan data dilakukan secara langsung dilapangan dengan pengambilan sampel 7 hari sekali, peneliti terlebih dahulu melakukan pra survei untuk mengetahui objek yang akan diteliti. Penelitian ini menggunakan metode eksplanatori dan metode SWOT, penelitian eksplanatori adalah penelitian yang bertujuan untuk menganalisa hubungan antara satu variabel dengan variabel lainnya atau bagaimana suatu variabel mempengaruhi variabel lainnya sedangkan metode SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi suatu usaha. Analisis ini didasarkan pada logika yang memaksimalkan kekuatan (Strenghts) dan peluang (Opportunities) namun secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan (Weakness) dan ancaman (Threats). Jenis data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi data primer, diperoleh secara langsung dari responden melalui metode wawancara, observasi dan doumentasi. Dengan konsep efisiensi, peneliti menganalisis usaha budidaya udang vaname sistem bioflok di alue naga mendapatkan hasil rasio B/C 0,86 dan mendapatkan kerugian dari seluruh kolam Rp. -7.685.609. Analisa usaha udang vaname mendapatkan nilai yang bagus dengan nilai FCR (Feed convertion ratio) dirata-ratakan pada setiap kolam berkisar 1.65%, hasil perhitungan SR (Survival rate) berkisar antara 55,19 - 65,83%. Hasil perhitungan laju pertumbuhan harian berkisar 0,19 – 0,25 gr, dimana kolam tiga memiliki laju pertumbuhan harian paling kecil sebesar 0,19 gr. Rendahnya nilai efesien usaha yang didapat pada siklus kali ini menjadikan kegiatan usaha budidaya udang vaname di Alue Naga belum menguntungkan jika hanya didasari oleh siklus ke empat saja, akan tetapi jika dihitung dari seluruh total penjualan dari semua siklus maka kegiatan usaha budidaya udang vaname sistem bioflok ini menguntungkan bagi pembudidaya.&#13;
&#13;
Kata kunci: Udang vaname, bioflok, panen, modal&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SHRIMPS - FISHING INDUSTRY</topic>
 </subject>
 <classification>338.372 538 8</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98866</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-22 00:57:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-08 14:50:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>