<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98849">
 <titleInfo>
  <title>DNA BARCODING IKAN AIR TAWAR DI SUNGAI KRUENG MASEN KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RISVANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakulta Kelautan dan Perikanan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Provinsi Aceh memiliki potensi perikanan yang sangat besar karena memiliki banyak sungai, rawa dan danau dengan berbagai jenis ikan yang bernilai ekonomi tinggi. Ikan air tawar adalah ikan yang menghabiskan sebagian atau seluruh hidupnya di air tawar, seperti sungai dan danau dengan salinitas kurang dari 0,05ppt. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi spesies dan status konservasi ikan air tawar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Desember 2021. Pengambilan sampel ikan air tawar dilakukan di Sungai Krueng Masen, Kabupaten Aceh Besar. Metode ekstraksi DNA dilakukan dengan menggunakan protokol CTAB yang telah dimodifikasi. Penelitian ini menghasilkan sebanyak 13 sekuens COI yang terdiri dari empat spesies ikan air tawar, yaitu Glossogobius giuris, Kuhlia rupestris, Puntius brevis dan Rasbora arundinata. Status konservasi dari empat spesies ikan air tawar dalam penelitian ini terdaftar ke dalam kategori Leats Concern (LC) di Red List IUCN. Penelitian ini menunjukkan jarak genetik intraspesies kurang dari 2%, yaitu dengan nilai 0,063% dengan jarak genetik spesies terjauh adalah antara Puntius brevis dengan Glossogobius giuris yaitu dengan nilai 27,25%. Jarak genetik terdekat adalah antara spesies Rasbora arundinata dan Puntius brevis dengan nilai 19,18%. Penelitian ini dapat menjadi basis data DNA barcoding ikan air tawar yang berperan penting untuk mendukung industri perikanan, sebagai data pelengkap produk hasil perikanan tawar berupa ikan konsumsi maupun non konsumsi yang akan di ekspor ke negara lain dan juga sebagai acuan pengelolaan ikan air tawar nantinya di prairan Aceh khususnya di Kabupaten Aceh Besar.&#13;
Kata Kunci : Ikan air tawar, DNA barcoding, status konservasi, jarak genetik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FRESHWATER FISHES</topic>
 </subject>
 <classification>597.176</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98849</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-21 16:23:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-08 14:38:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>