<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98840">
 <titleInfo>
  <title>TINGKAT KERAMAHAN LINGKUNGAN ALAT TANGKAP RAWAI DASAR DI PERAIRAN KUALA PEUDADA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. KHADAFI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakulta Kelautan dan Perikanan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kuala Peudada terletak di Desa Neuboh Naleng, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen. Alat tangkap rawai dasar adalah alat tangkap yang paling sering digunakan, dengan Jumlah unit kapal yang menggunakan alat tangkap rawai dasar di daerah Kuala Peudada berjumlah 10 unit, dan kapal yang digunakan umumnya berukuran kurang dari 5 Gross Tonnage (GT). Dengan struktur alat tangkap rawai dasar yang digunakan pada terdiri dari tali utama, tali cabang, pelampung, tali pelampung, pemberat, tali pemberat, pelampung tanda dan mata pancing. Umpan yang biasa digunakan antaranya: ikan dencis, ikan kembung, ikan teri dan udang. Ukuran ikan dan jenis ikan yang tertangkap biasanya beragam, tergantung pada jenis umpan, ukuran mata kail, dan daerah pengoperasiannya. Tujuan Penelitian adalah untuk mengidentifikasi ukuran ikan hasil tangkapan rawai dasar berdasarkan spesies di perairan Kuala Peudada, dan menganalisis tingkat keramahan lingkungan alat tangkap rawai di perairan Kuala Peudada. Penelitian ini dilakukan selama 1 bulan yaitu pada bulan agustus dengan menggunakan metode sensus dan wawancara. Hasil dari penelitian ini didapatkan ukuran ikan hasil tangkapan sangat beragam berkisar antara 20 sampai dengan 60 cm, dan spesies-spesies yang tertangkap sebagian besar adalah ikan dasar seperti ikan kurisi, gabus laut, ikan kakap merah, ikan kuwe,dan ikan talang-talang. Nilai skor tingkat keramahan lingkungan untuk alat tangkap rawai dasar yaitu 31,6 dimana alat tangkap ini tergolong kedalan alat tangkap yang sangat ramah lingkungan.&#13;
&#13;
Kata kunci: rawai dasar, tingkat keramahan lingkungan, Kuala Peudada&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98840</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-21 15:43:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-21 15:48:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>