TEKNOLOGI PENANGKAPAN GURITA DENGAN ALAT TANGKAP DEMEN DI DESA LAMEREM, KECAMATAN ALAFAN, KABUPATEN SIMEULUE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

TEKNOLOGI PENANGKAPAN GURITA DENGAN ALAT TANGKAP DEMEN DI DESA LAMEREM, KECAMATAN ALAFAN, KABUPATEN SIMEULUE


Pengarang

RINA YANTI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Edy Miswar - 197908162006041003 - Dosen Pembimbing I
Chaliluddin - 197002052008121004 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1611103010002

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakulta Kelautan dan Perikanan., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kepulauan Simeulue merupakan salah satu kabupaten kepulauan di Provinsi Aceh, yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia yang termasuk wilayah WPP 572. Potensi perikanan laut di Kepulauan Simeulue cukup melimpah, salah satunya adalah gurita. Kabupaten Simeulue merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Provinsi Aceh. Kabupaten Simeulue memiliki 10 Kecamatan, salah satunya adalah Kecamatan Alafan yang merupakan daerah penghasil gurita. Gurita merupakan salah satu sumberdaya perikanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Penangkapan gurita pada penelitian dilakukan dengan menggunakan demen / umpan buatan . Umpan yang digunakan ialah umpan buatan yang terbuat dari cangkang kepiting. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui teknologi dan kontruksi alat penangkapan gurita dengan menggunakan alat tangkap demen di Desa Lamerem, Kecamatan alafan, Kabupaten Simeulue. Untuk mengetahui metode pengoperasian alat tangkap demen/ umpan buatan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September tahun 2020 di periran Lamerem. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode experimental fishing. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa adanya hasil tangkapan gurita yang di peroleh mencapai 15- 20 kg / nelayan.
Kata kunci: Demen, gurita, hasil tangkapan

The Simeulue Archipelago is one of the archipelagic districts in Aceh Province, which is directly opposite the Indian Ocean, which is included in the WPP 572 area. The potential for marine fisheries in the Simeulue Islands is quite abundant, one of which is octopus. Simeulue Regency is one of the regencies located in Aceh Province. Simeulue Regency has 10 sub-districts, one of which is Alafan District, which is an octopus-producing area. Octopus is a fishery resource that has high economic value. The capture of octopus in this study was carried out using demen / bait. The bait used is artificial bait made from crab shells. This research was conducted with the aim of knowing the technology and construction of octopus fishing gear using demen fishing gear in Lamerem Village, Alafan District, Simeulue Regency. To find out the method of operating demen/artificial bait fishing gear. This research was conducted in September 2020 in Lamerem waters. The method used in this research is experimental fishing method. The analysis used is descriptive analysis. The results of the analysis showed that the catch of octopus obtained reached 15-20 kg / fisherman. Keywords: Dement/ artificial bait, octopus, catch

Citation



    SERVICES DESK