<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98802">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN FAKTOR RISIKO CACINGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cici Nurrahmawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Infeksi cacing salah satu penyebab anemia pada ibu hamil. Penderita infeksi cacing dapat mengalami penurunan asupan makanan dan malabrsorpsi nutrisi. Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang mempengaruhi 2 miliar orang di seluruh dunia dan 50% diantaranya merupakan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor risiko cacingan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian adalah deskriptif korelatif dengan desain cross sectional study. Populasi pada penelitian merupakan ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kabupaten Aceh Besar berjumlah 8.639 ibu. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik non probability sampling menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 108 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan angket. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner faktor risiko cacingan dan easy touch GCHb untuk pemeriksaan kadar Hb ibu hamil. Data dianalis menggunakan chi-square. Hasil penelitian terdapat hubungan antara faktor risiko cacingan dengan kejadian anemia pada ibu hamil pada aspek pekerjaan (P-value = 0.000) dan pada aspek kemiskinan (P-value = 0.000), sedangkan tidak terdapat hubungan antara faktor risiko cacingan dengan kejadian anemia pada ibu hamil pada aspek perilaku (P-value = 0.910) dan aspek sanitasi (P-value = 0.101). Disarankan tenaga kesehatan memberikan edukasi kepada ibu hamil saat kunjungan ANC tentang faktor-faktor risiko cacingan dan pemeriksaan laboratorium termasuk pemeriksaan Hb.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ANEMIA - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.152</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98802</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-21 10:30:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-08 14:53:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>