<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98796">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN PENGOBATAN PASIEN LANSIA DIABETES MELITUS RAWAT JALAN DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN SELAMA PANDEMI COVID-19 TAHUN 2020</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nila Hasrializa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Mipa-Farmasi</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit kronik yang pengobatannya tidak boleh terputus agar kadar glukosa darah dapat terkontrol. Namun selama pandemi Covid-19 yang mengharuskan untuk menerapkan social distancing agar mencegah penularan Covid-19 tersebut, maka bepergian ke luar rumah atau ketempat umum terutama tempat pelayanan kesehatan (rumah sakit) biasanya sangat dihindari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran pengobatan pasien lansia diabetes melitus rawat jalan selama pandemi Covid-19 tahun 2020 meliputi masalah pengobatan terkait kepatuhan pengobatan, kendala akses ke rumah sakit, kekhawatiran pasien, dan tempat perolehan obat selama pandemi Covid-19 tahun 2020 selain dari RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini bersifat observasional deskriptif dengan desain cross-sectional study. Sampel penelitian ini adalah pasien lansia rawat jalan di RSUD dr. Zainoel Abidin. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah sampel yaitu 68 orang. Gambaran pengobatan terkait kepatuhan pengobatan, kendala akses ke rumah sakit, kekhawatiran pasien, dan tempat perolehan obat selama pandemi Covid-19 tahun 2020 diperoleh dari wawancara terpimpin menggunakan kuesioner gambaran pengobatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien lansia diabetes melitus rawat jalan di RSUD dr. Zainoel Abidin selama pandemi Covid-19 tahun 2020 47% sangat patuh, 31% cukup patuh, dan 22% sangat tidak patuh terhadap pengobatannya, 67,6% pasien memiliki kekhawatiran terhadap Covid-19, dan kebanyakan pasien tidak memiliki kendala akses ke rumah sakit (61,8%), kemudian pasien umumnya tetap mendapatkan obat dari RSUD dr. Zainoel Abidin (55,9%).&#13;
&#13;
Kata Kunci: Diabetes Melitus, Lansia, Pandemi Covid-19, Kepatuhan Pengobatan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DIABETES MELITUS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.462</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98796</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-21 09:36:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-08 15:02:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>