<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98747">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PUPUK BOKASHI KOTORAN KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TIGA VARIETAS TANAMAN TOMAT (LYCOPERSICUM ESCULENTUM MILL.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZUL MAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) mengandung vitamin C, A dan Fe serta potasium yang dapat membantu penyerapan makanan dalam pencernaan dan menurunkan tekanan darah tinggi, sehingga banyak dibutuhkan dengan bertambahnya jumlah penduduk. Salah satu teknik budidaya tanaman tomat yang dilakukan untuk meningkatkan produksi tomat adalah dengan cara menggunakan pemupukan dan varietas unggul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk bokashi kotoran kambing dan tiga varietas tanaman tomat serta interaksi antara kedua faktor tersebut terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat, penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan Mei sampai Agustus 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 4 x 3 dengan 3 ulangan, sehingga terdapat 36 satuan percobaan. Ada dua faktor yang diteliti yaitu pupuk bokashi kotoran kambing dan varietas tomat. Faktor pupuk bokashi terdiri dari 4 taraf yaitu 6 ton ha-1, 9 ton ha-1, 12 ton ha-1 dan 15 ton ha-1 dan Faktor varietas terdiri dari 3 taraf yaitu Servo F1, Lumina F1 dan Permata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk bokashi kotoran kambing berpengaruh tidak nyata pada tinggi tanaman dan diameter batang umur 15, 30 dan 45 HST, umur berbunga, jumlah buah per tanaman, bobot buah per tanaman, jumlah buah per tandan, bobot buah per buah dan potensi hasil. Pertumbuhan dan hasil tanaman tomat cenderung lebih baik dijumpai pada pupuk bokashi 9 ton ha-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan varietas tanaman tomat berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 15, 30 dan 45 HST, umur berbunga, bobot buah pertanaman, jumlah buah per tandan, bobot buah per buah dan potensi hasil, berpengaruh nyata terhadap diameter batang umur 15 HST namun berpengaruh tidak nyata terhadap diameter batang umur 30 dan 45 HST dan jumlah buah per tanaman. Pertumbuhan dan hasil tanaman tomat terbaik dijumpai pada varietas Servo F1 dan Lumina F1. Terdapat interaksi yang tidak nyata antara pupuk bokashi kotoran kambing dan varietas tomat terhadap tinggi tanaman dan diameter batang umur 15, 30 dan 45 HST, umur berbunga, jumlah buah per tanaman, bobot buah per tanaman, jumlah buah per tandan, bobot buah per buah dan potensi hasil.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ORGANIC FERTILIZERS</topic>
 </subject>
 <classification>631.86</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98747</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-18 16:08:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-04-11 14:55:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>