Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KONSEP ZERO RUNOFF SYSTEM (ZROS) DALAM MENGURANGI VOLUME LIMPASAN AIR HUJAN MENGGUNAKAN SUMUR RESAPAN DI KAMPUS UNIVERSITAS SYIAH KUALA
Pengarang
SUCI MUTIA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Ichwana - 197301031998022001 - Dosen Pembimbing I
Fachruddin - 198701012016011101 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
1705106010022
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2022
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Tingginya curah hujan dengan kecepatan aliran yang sangat tinggi dapat menyebabkan terjadinya genangan. Selain itu, tata guna lahan yang dijadikan sebagai lahan pembangunan juga mempengaruhi turunnya kemampuan tanah dalam meresapkan air. Kurangnya peresapan tanah akan menambah volume genangan dan juga terjadi banjir kecil di daerah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah memprediksi besar debit banjir rencana dan jumlah sumur resapan yang diperlukan dalam upaya mengurangi limpasan air hujan di Kampus Universitas Syiah Kuala. Peratalan yang digunakan adalah rings sample, double rings infiltrometer, meteran, dan Aplikasi ArcGis 10.5. Penelitian menggunakan data curah hujan harian maksimum selama 10 tahun. Penelitian diawali dengan survei kawasan, pengumpulan data tinggi muka air sumur, pengukuran infiltrasi menggunakan double rings infiltrometer, penentuan luas atap secara digitasi menggunakan aplikasi ArcGis 10.5 dan luas atap dengan rumus Sturgess dan pengolahan data perhitungan curah hujan rancangan, intensitas hujan rencana, dan jumlah sumur resapan berdasarkan 2 (dua) tipe sumur resapan. Hasil penelitian diperoleh intensitas hujan rancangan periode ulang 5 tahun sebesar 47,24 mm/jam menghasilkan debit banjir rancangan 2,27 m3/detik. Rata-rata tinggi muka air sumur sebesar 5,08 cm dengan nilai permeabilitas rata-rata tanah 5,03 cm/jam. Sumur resapan dirancang dengan kedalaman 1,5 m dengan diameter 1,4 m. Penggunaan sumur dihitung berdasarkan 2 tipe pada masing-masing kelas atap. Total luas tadah hujan atap sebesar 15,38 Ha hasil digitasi dibagi atas 7 kelas berdasarkan rumus Sturgess, yaitu: kelas 1 (24-2363 m2), kelas 2 (2364-4703 m2), kelas 3 (4704-7043 m2), kelas 4 (7044-9383 m2), kelas 5 (9384-11723 m2), kelas 6 (11724-14063 m2), dan kelas atap yang terakhir kelas 7 (14064-16403 m2). Semakin besar luas atap maka kebutuhan akan sumur resapan juga akan semakin besar. Total luas penutupan atap 15,38 Ha membutuhkan ± 2.678 sumur tipe 1, atau ± 2.440 sumur tipe 2 yang dapat mereduksi limpasan air hujan sebesar 17 % (tipe 1) atau 30 % (tipe 2) dari debit banjir total Kampus Universitas Syiah Kuala.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENERAPAN SUMUR RESAPAN (EKO-DRAINASE) MELALUI PANEN HUJAN (RAINWATER HARVESTING) GUNA MENINGKATKAN KONSERVASI AIR TANAH DI FAKULTAS TEKNIK UNSYIAH BANDA ACEH (Rika Yulita, 2017)
REDUKSI VOLUME LIMPASAN AIR HUJAN DENGAN SUMUR RESAPAN SEBAGAI UPAYA KONSERVASI AIR DI GAMPONG LAKSANA KOTA BANDA ACEH (Khadijah, 2017)
ANALISIS VOLUME RESAPAN DAN LIMPASAN PERMUKAAN AIR DI SUB DAS SIMPANG KIRI HILIR KABUPATEN ACEH TAMIANG (Nia Adissa, 2018)
IMPLIKASI PEMBERIAN LUBANG RESAPAN BIOPORI PADA LAHAN KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ) TERHADAP EROSI (Irwansyah, 2018)
APLIKASI LUBANG RESAPAN BIOPORI SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN LIMPASAN PERMUKAAN PADA LAHAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS) (indra mulia, 2018)