Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
APLIKASI ANAEROBIC TREATMENT PADA LIMBAH CAIR IKAN DENGAN MENGGUNAKAN REAKTOR MESOPHILIC
Pengarang
Fatwa Dhiauddin - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1005106010066
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Fatwa Dhiauddin. 1005106010066. Aplikasi Anaerobic Treatment pada Limbah Cair Ikan dengan Menggunakan Reaktor Mesophilik. Dibawah bimbingan Darwin, S.TP, M.Sc sebagai Pembimbing Utama dan T. Ferijal, S.TP, M.Sc sebagai Pembimbing Anggota.
RINGKASAN
Limbah merupakan salah satu penyebab dari pencemaran lingkungan. Limbah cair ikan merupakan limbah yang sering kali mencemari sungai akibat pembuangan yang sembarangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi kandungan organik pada limbah cair ikan dengan menggunakan prinsip anaerobic treatment dan untuk mengetahui potensi biogas yang dihasilkan limbah cair ikan tersebut.
Penelitian pengolahan anaerobik ini dilakukan menggunakan reaktor sistem semi kontinu dan sistem batch bervolume 3 liter dengan kondisi temperatur 35oC (mesophilik) menggunakan thermostatic waterbath. Alat lain yang digunakan dalam penelitian ini adalah, laboratory benchtop meter, aquarium dan alat pendukung lainnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya penurunan parameter pada limbah cair ikan setelah dilakukan pengolahan. Penurunan Chemical Oxigen Demand (COD) untuk sistem semi kontinu adalah sebesar 74,63% sedangkan sistem batch sebesar 83,65%. Kandungan lain seperti Electrical Conductivity (EC), Total Dissolved Solid (TDS), Total Solids (TS), Volatile Solids (VS) dan Total Kjeldahl Nitrogen (TKN) juga mengalami penurunan. Penurunan ini disebabkan oleh fermentasi yang dilakukan mikroorganisme terhadap bahan organik pada proses anaerobik. Hal lain yang mendukung penurunan ini juga disebabkan oleh Derajat Keasaman (pH) limbah cair ikan yang berada pada kondisi netral (6,5-7,5). Selain untuk mengurangi bahan organik, proses anaerobik juga menghasilkan biogas. Pada sistem semi kontinu, total biogas yang dihasilkan sebesar 3.950 ml sedangkan untuk sistem batch total produksi hanya sebesar 670 ml saja.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANAEROBIK CO-DIGESI LIMBAH CAIR SAPI DENGAN AMPAS TEBU MENGGUNAKAN REAKTOR SEMI KONTINU UNTUK PRODUKSI BIOGAS (AFRIZAL FAZIL, 2014)
APLIKASI ANAEROBIC TREATMENT PADA LIMBAH CAIR TAHU DENGAN MENGGUNAKAN REAKTOR MESOPHILIK (Satria Purwanto, 2014)
ANAEROBIK CO-DIGESI LIMBAH CAIR SAPI DENGAN KULIT KAKAO MENGGUNAKAN REAKTOR SEMI-KONTINU UNTUK PRODUKSI BIOGAS (Muhammad Ilham, 2014)
PRODUKSI BIOMETHANE BERBAHAN DASAR PALM OIL MILL EFFLUENT DAN RUMEN SAPI SEBAGAI BIOAKTIVATOR DALAM ANAEROBIC DIGESTION DAN MICROBIAL FUEL CELL (AD-MFCS) (MUHAMMAD FAHREZA LIANSYAH SITUMORANG, 2024)
KUALITAS SUSU KAMBING PERANAKAN ETAWAH AKIBAT PEMBERIAN TEPUNG KULIT MANGGIS (GARCINIA MANGOSTANA L) SEBAGAI PAKAN ADITIF (Nisa Umaira, 2016)