<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98710">
 <titleInfo>
  <title>PERAN DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK  DALAM MENINGKATKAN KESADARAN HAK POLITIK PEREMPUAN KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Alfiansyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Penelitian ini dilakukan dengan bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan fungsi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam meningkatkan Kesadaran Politik Perempuan, (2) mendeskripsikan program apa saja yang menjadi fokus Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam meningkatkan kesadaran politik perempuan, (3) mendeskripsikan faktor apa saja yang dapat mempengaruhi peningkatan kesadaran hak politik perempuan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala bidang sosial, politik dan hukum Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, kepala sekretariat Partai PAN dan Pendiri Partai Aceh. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan fungsi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sudah menjalankan fungsi dan perannya dengan baik, tetapi kurang bekerja sama dengan partai politik yang ada, selanjutnya hasil penelitian menunjukan bahwa kesadaran politik perempuan kota Banda Aceh masih kurang, hal ini berdasarkan pada tidak terpenuhinya empat indikator yang peneliti gunakan. Dalam meningkatkan kesadaran politik perempuan Dinas PPPA memiliki dua program utama yaitu Pengarusutamaan gender (PUG) dan pelatihan Pendidikan Politik. Dalam meningkatkan kesadaran politik perempuan Dinas PPPA mempunyai beberapa faktor yang dapat mempengaruhi peningkatan kesadaran politik perempuan di Kota Banda Aceh. Saran peneliti terhadap Dinas PPPA yaitu untuk membangun kembali kerja sama dengan semua partai politik dalam menjalankan program pemberdayaan perempuan di bidang politik, untuk partai politik yaitu meningkatkan dukungan, bimbingan dan mengajak kaum perempuan yang benar-benar memiliki potensi dan keberanian untuk maju sebagai calon legislatif dan bukan hanya sebatas syarat untuk bisa ikut dalam pemilu saja.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Kesadaran Politik, Perempuan, Gender&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98710</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-18 10:49:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-18 14:25:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>