<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98687">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN ADIKSI MEDIA SOSIAL PADA MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SELLA YUNFAHNUR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Adiksi media sosial adalah perhatian yang berlebihan terhadap media sosial dimana&#13;
pemakaiannya  yang  berkepanjangan.  Perilaku  adiksi  menggunakan  media  sosial sudah     menjadi     kebiasan     sehari-hari  yang dilakukan  oleh  individu,     apalagi di kalangan mahasiswa. Sehingga  menghabiskan  waktu  untuk  mengakses  media sosial yang berakibat pada terganggunya produktivitas sehari-hari untuk melakukan hal yang lain yang lebih bermanfaat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran adiksi media sosial pada mahasiswa Universitas Syiah Kuala di Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Subjek pada penelitian ini adalah mahasiswa aktif mahasiswa Universitas Syiah Kuala angkatan 2018 dari tiga Fakultas, yang berjumlah 144 responden. Pengambilan data dilakukan dengan metode cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner baku Internet Addiction Test yang disebar secara online berbentuk google form kepada responden. Hasil penelitian ini menunjukkan  bahwa  sebanyak  (62,07%)  mengalami  adiksi  media  sosial  sedang. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi untuk penelitian lanjutan dalam menghadapi adiksi media sosial. Bagi mahasiswa agar selalu lebih fokus terhadap aktivitas lain untuk mengurangi gejala adiksi media sosial dan mahasiswa mampu, cerdas dan produktif dalam memakai media sosial.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98687</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-17 15:08:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-17 15:15:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>