<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98666">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI SISWA DISGRAFIA DAN PENANGANAN YANG DILAKUKAN OLEH GURU DI SEKOLAH DASAR INKLUSI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Chika Ayunda Pratiwi Hartono</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Bimbingan dan Konseling</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hartono, Chika Ayunda Pratiwi. 2021. Identifikasi Siswa Disgrafia dan Penanganan yang Dilakukan oleh Guru di Sekolah Dasar Inklusi Banda Aceh. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing :&#13;
(1) Drs. Syaiful Bahri, M. Pd, (2) Fajriani, S. Pd., M. Ed&#13;
Kata Kunci : Disgrafia, Penanganan, Inklusi&#13;
Disgrafia merupakan sebuah gangguan menulis yang menyebabkan seseorang memiliki kesulitan dalam menuangkan sesuatu kedalam sebuah bentuk tulisan, dan umumnya biasa terjadi pada masa awal usia sekolah dasar. Pendidikan inklusi adalah sistem pengajaran yang menggabungkan anak luar biasa dengan anak normal yang dirancang untuk memberikan kesempatan untuk belajar secara optimal. Penelitian ini berdasarkan fenomena kesulitan menulis pada siswa yang duduk di sekolah dasar yang menghambat proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi siswa yang mengalami gangguan disgrafia dan mengetahui cara guru dalam menangani siswa, kemudian hambatan yang dialami oleh guru selama menangani siswa dengan gangguan disgrafia. Subjek penelitian ini adalah wali kelas dan siswa Sekolah Dasar sebanyak 14 responden. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara dan menggunakan tes skrining bagi siswa. Hasil penelitian menunjukkan beberapa siswa yang teridentifikasi disgrafia menunjukkan beberapa ciri-ciri seperti bentuk tulisan dan ejaan yang kurang jelas, bentuk huruf berbeda-beda, tulisan yang berantakan dan huruf yang tidak lengkap. Kemudian penanganan yang diberikan oleh wali kelas umumnya memberikan metode belajar yang berbeda antara siswa normal dengan siswa disgrafia dan mengenai jadwal pengumpulan tugas, siswa gangguan disgrafia diberikan waktu lebih panjang dibanding siswa normal. Lalu, hambatan yang dialami oleh guru dalam menangani siswa disgrafia adalah minimnya pemahaman mengenai siswa disgrafia dan tenaga professional yang ada di sekolah bagi siswa siswa inklusi, khususnya siswa gangguan disgrafia.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98666</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-17 11:24:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-17 12:52:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>