<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98663">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI TINGKAT KARDIOVASKULAR RESPIRASI PEMAIN SEPAKBOLA PORA BIREUEN TAHUN 2021</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DEDEK ALMIZAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Olahraga</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dedek Almizan, 2021. “Evaluasi Tingkat Kardiovaskular Respirasi Pemain Sepakbola PORA Bireuen Tahun 2021”. Skripsi, Program Studi Pendidikan Jasmani dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:&#13;
&#13;
&#13;
(1) Dr. Zulfikar, S.Pd., M.Kes.                      (2) Amanda Syukriadi, S.Pd., M.Pd.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci: Evaluasi, Kardiovaskular Respirasi, Sepakbola PORA.&#13;
&#13;
&#13;
Kardiovaskular (VO2  Max) bagi para pemain sepakbola sangat penting, karena menjadi penentu kesanggupan para pemain untuk terus dapat bertahan dalam menyelesaikan pertandingan. Namun, hasil pengamatan yang peneliti lakukan pada pemain PORABireuentahun 2021 masih terdapat sebagian pemain yang tingkat kardiovaskularnya belum maksimal, bahkan sering dijumpai pemain yang mengalami kelelahan saat jalannya pertandingan. Sehingga memperburuk konsep permainan, yang diharapkan pemain bisa bermain maksimal hingga menit akhir 90 menit atau 120 menit jika ada menit tambahan, namun sebaliknya harapan tidak tidak sesuai kenyataan dilapangan, banyak pemain yang tidak sanggup bermain penuh, banyak yang mengalami kelelahan dan daya tahan yang lemah. Dalam hal ini tentu terdapat faktor yang mempengaruhi penampilan dalam pertandingan tersebut salah satunya ialah kemampuan VO2Max. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat kardiovaskular (VO2 Max) pemain Sepakbola PORABireuen Tahun 2021.&#13;
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di Lapangan Sepakbola Blang Asan Peusangan. Populasi dalam penelitian  ini 21 orang dan  sampeljuga berjumlah 21  yang diambil dengan  total  sampling.Pengumpulan  data  dalam penelitian ini  dilakukan dengan  tes pengukuran kemampuan VO2 Max dengan menggunakan Bleep Test atau lari multi tahap (multy stage running test). Analisa data menggunakan rumus rata-rata dan rumus persentase.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa tingkat kardiovaskular (VO2  Max) pada pemain sepakbola PORA Bireuen Tahun 2021 berada pada kategori cukup dengan nilai rata-rata sebasar 39,1. Dimana dari 21 (100%) orang pemain terdapat 95% orang dalam kategori cukup dan hanya 5% dalam kategori sedang.&#13;
Kesimpulan penelitian ini ialah tingkat kardiovaskular (VO2 Max) pada pemain sepakbola PORA Bireuen Tahun 2021 berada pada kategori cukup.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
iv&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98663</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-17 10:50:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-17 10:59:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>