<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98660">
 <titleInfo>
  <title>PERSEPSI NELAYAN DALAM MENDUKUNG PENGGUNAAN ALAT TANGKAP BERKELANJUTAN DI KECAMATAN BANDA SAKTI KOTA LHOKSEUMAWE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aqlia Handayani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pasca Sarjana</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perairan laut Indonesia menyimpan potensi sumberdaya non hayati yang melimpah. Penduduk Kota Lhokseumawe yang berprofesi sebagai nelayan berjumlah 1.827 orang, yang keseluruhannya bergerak di bidang perikanan tangkap dengan wilayah dan hasil tangkapannya berasal dari perairan Selat Malaka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji persepsi nelayan di Kota Lhokseumawe terhadap penggunaan alat tangkap berkelanjutan serta menganalisis hubungan karakteristik sosial ekonomi dengan persepsi nelayan terhadap penggunaan alat tangkap berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif yaitu menggunakan rumus interval kelas untuk melihat tingkat persepsi serta analisis korelasi Rank Spearman untuk melihat hubungan yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan tingkat persepsi nelayan terhadap penggunaan alat tangkap berkelanjutan atau ramah lingkungan tergolong tinggi dengan rata-rata skor 230.  Karakteristik sosial ekonomi yang memiliki hubungan dengan persepsi nelayan terdapat pada variabel pendapatan dan jumlah tanggungan terhadap alat tangkap yang memiliki selektivitas dengan tingkat korelasi rendah yaitu pada range 0,20-0,399 dengan nilai signifikansi &lt; 0,05.  Selain itu, sosialisasi perikanan juga memberikan hubungan yang signifikan terhadap persepsi nelayan mengenai alat tangkap yang tidak membahayakan nelayan dengan tingkat korelasi sedang dan nilai koefisien korelasi 0,571. Hanya pada variabel sosialisasi terhadap persepsi alat tangkap yang tidak membahayakan nelayan yang berada pada tingkat korelasi sedang yaitu dengan nilai koefisien korelasi 0,571.  Untuk variabel lainnya berada pada tingkat koefisien korelasi sangat rendah dengan nilai signifikasi &gt; 0,05.&#13;
Kata Kunci :	Karakteristik Sosial Ekonomi; Persepsi; Alat Tangkap Berkelanjutan; Banda Sakti&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98660</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-17 10:12:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-17 10:19:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>