RANCANG BANGUN PERANGKAT LUNAK UNTUK ANALISIS JEJAK AIR (WATER FOOTPRINT) PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) KRUENG ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

RANCANG BANGUN PERANGKAT LUNAK UNTUK ANALISIS JEJAK AIR (WATER FOOTPRINT) PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) KRUENG ACEH


Pengarang

BELLA CYNTIA PUTRI HAREFA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Purwana Satriyo - 197603232000121001 - Dosen Pembimbing I
Indera Sakti Nasution - 198007042005011006 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1705106010024

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Air merupakan senyawa kimia yang erat sekali kaitannya dengan kehidupan manusia, hal itu disebabkan karena segala aktivitas manusia selalu membutuhkan air didalamnya termasuk dalam kegiatan sehari-hari. Tumbuhnya berbagai jenis industri yang memanfaatkan air dan makin bertambahnya populasi manusia membuat tidak seimbangnya tingkat kebutuhan dengan konsumsi air. Jika hal tersebut terus menerus dibiarkan tanpa mengambil kebijakan dalam pengelolaan air dari berbagai sumber air maka dapat dipastikan akan terjadi krisis air pada tahun-tahun yang akan datang. Maka dari itu munculah sebuah konsep yang dapat menjadi parameter dalam mengambil kebijakan pegelolaan air yaitu konsep jejak kaki air (water footprint). Water Footprint (WF) adalah total volume air yang dibutuhkan suatu individu atau komunitas dalam menghasilkan produk barang atau jasa. Dengan mengetahui jejak kaki air pada sumber air seperti Daerah Aliran Sungai (DAS), maka DAS tersebut dapat dikelola dengan baik. Salah satu DAS yang berperan penting di Provinsi Aceh adalah DAS Krueng Aceh. DAS ini mengalir pada dua wilayah administratif yaitu Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh, luas dari DAS ini sendiri mencapai 174.785,79 Ha. WF pada konsumsi kebutuhan pangan dan nonpangan masyarakat DAS Krueng Aceh sangat sulit dihitung secara manual. Oleh karena itu perlu di rancang suatu perangkat lunak yang dapat mempermudah kegiatan analisis dalam perhitungan WF tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang bangun perangkat lunak untuk perhitungan WF pada DAS Krueng Aceh dengan menggunakan Visual Basic.Net.
Penelitian ini terbatas pada perancangan perangkat lunak dengan mengambil data analisis WF yang terdapat pada penelitian sebelumnya. Prosedur penelitian diawali dengan melakukan persiapan alat dan bahan yang digunakan, dilanjutkan dengan perancangan kontruksi utama perangkat lunak yaitu mendesain antarmuka (user Interface), pengkodingan bahasa pemograman dan pengujian sistem. Pengujian diukur sesuai data validasi penelitian sebelumnya yang meliputi uji perhitungan jejak air DAS Krueng Aceh secara manual dengan output yang telah dihitung dan ditampilkan pada perangkat lunak. Pengujian dilakukan untuk mengetahui perangkat lunak telah berjalan sesuai perintah atau tidak.
Hasil dari penelitian ini adalah perangkat lunak untuk analisis jejak air (water footprint) pada daerah aliran sungai (DAS) Krueng Aceh menggunakan Visual Basic.Net menghasilkan sebuah program berbasis windows yang disebut dengan WFcal. WFcal yang dibuat dari hasil perancangan dapat digunakan serta mampu menghitung jejak air (water footprint) pada DAS Krueng Aceh sesuai dengan data validasi yang telah ada. Berdasarkan hasil pengujian, output nilai perhitungan WF dari perangkat lunak WFcal sama dengan output nilai yang dihasilkan oleh data hasil referensi. Fungsi-fungsi yang ada pada WFcal juga dapat berjalan dengan baik sesuai perintah pengguna (user).

Water is a chemical compound that is closely related to human life, this is because all human activities always require water in it, including in daily activities. The growth of various types of industries that use water and the increasing human population has made the level of demand and consumption of water unbalanced. If this continues without taking policies in water management from various water sources, it is certain that there will be a water crisis in the years to come. Therefore, a concept emerged that can be a parameter in making water management policies, namely the concept of a water footprint. Water Footprint (WF) is the total volume of water needed by an individual or community to produce goods or services. By knowing the water footprints in water sources such as watersheds (DAS), the watershed can be managed properly. One of the watersheds that play an important role in Aceh Province is the Krueng Aceh watershed. This watershed flows into two administrative areas, namely Aceh Besar District and Banda Aceh City, the area of this watershed itself reaches 174,785.79 Ha. WF on the consumption of food and non-food needs of the Krueng Aceh watershed community is very difficult to calculate manually. Therefore, it is necessary to design a software that can facilitate analysis activities in calculating the WF. The purpose of this research is to design software for calculating WF in the Krueng Aceh watershed using Visual Basic.Net. This research is limited to software design by taking WF analysis data contained in previous studies.procedure begins with preparing the tools and materials used, followed by designing the main software construction, namely designing the interface (user interface), coding programming languages and testing the system. The test is measured according to the validation data of previous research which includes a test for calculating the water footprint of the Krueng Aceh watershed manually with the output that has been calculated and displayed on the software. Testing is done to find out the software has been running as ordered or not. The result of this research is the software for water footprint analysis the Krueng Aceh watershed using Visual Basic.Net produces a windows-based program called WFcal. The WFcal created from the design results can be used and is able to calculate the water footprint in the Krueng Aceh watershed according to the existing validation data. Based on the test results, the output value of the WF calculation from the WFcal software is the same as the output value generated by the reference data. The functions that exist in WFcal can also run properly according to user commands.

Citation



    SERVICES DESK