<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98557">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAIHAN ZAHIRAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Pendidikan sangat penting bagi warga negara agar dapat memperoleh pengetahuan yang sama, begitupun dengan anak disabilitas salah satunya adalah anak tunagrahita. Anak tunagrahita memiliki keterbatasan atau sedikit  lambat dalam proses berfikir sehingga membutuhkan interaksi  yang khusus dari guru dalam menyampaikan materi pada saat proses belajar dan mengajar. Tujuan dari penelitian  ini  yaitu  untuk  mengetahui  bagaimana  interaksi guru  dalam proses belajar mengajar pada anak tunagrahita di SLB-CD YPAC Banda Aceh. Teori yang digunakan yaitu teori interaksionisme simbolik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan dengan jenis penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara semiterstruktur, observasi, dan dokumentasi. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling, kemudian  Informan di  bagi  menjadi dua  yaitu,  informan kunci  dan  informan pelengkap. Teknik analisis data yang digunakan ialah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa. Pertama,  proses interaksi guru dalam proses belajar mengajar pada siswa/i tunagrahita menggunakan simbol verbal dan nonverbal. Kedua, Penempatan diri siswa/i saat melakukan interaksi dengan guru sama seperti saat mereka melakukan interaksi dengan teman. Ketiga, masih banyaknya masyarakat yang menganggap bahwa anak-anak tunagrahita tidak ada gunanya bersekolah karena memiliki IQ yang rendah, namun sebenarnya ketika mereka bersekolah dapat melatih kemampuan interaksi dan akademik mereka. Keempat anak tunagrahita tingkat SD dengan umur remaja terlihat kurang aktif dalam proses belajar mengajar di bandingkan dengan umur anak-anak, dan Siswa   tunagrahita lebih cepat emosi serta tantrum di bandingkan siswi yang lebih bisa mengendalikan emosinya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci:  Interaksi  dalam proses belajar mengajar,  Guru  dan  Siswa/i&#13;
Tunagrahita, teori interaksi simbolik&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TEACHERS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TEACHING METHODS</topic>
 </subject>
 <classification>371.1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98557</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-14 11:13:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-14 15:49:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>