<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98511">
 <titleInfo>
  <title>STUDI TENTANG PROSES PEMBIASAAN PENGUCAPAN KATA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Farah Nurul Isna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP PG-PAUD</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian bertujuan untuk memaparkan bagaimana proses pembiasaan pengucapan kata ‘maaf’, ‘tolong’, dan ‘terima kasih’ pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian ini terdiri dari 4 orang tua dan 2 saudara perempuan dari subjek penelitian. Penelitian ini dilaksanakan di dua lokasi yang berbeda, yaitu di Gampong Ulee Nyeu, Kecamatan Banda Baro, Kabupaten Aceh Utara dan di Desa Panteriek Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa observasi lapangan dan wawancara dengan orang tua. Dari hasil penelitian yang didapatkan, proses pembiasaan pengucapan kata ‘maaf’, ‘tolong’ dan ‘terima kasih’ pada anak yang dilakukan oleh orang tua adalah dengan cara memberikan contoh secara langsung kepada anak, dimana orang tua juga mengucapkan kata ‘maaf’, ‘tolong’, dan ‘terima kasih’ ketika berinteraksi dengan anak. Selain itu, orang tua juga menggunakan cara khusus dengan menceritakan hal-hal baik yang berkaitan dengan makna kata ‘maaf’, ‘tolong’, dan ‘terima kasih’ kepada anak. Selama proses pembiasaan, orang tua juga menegur dan mengingatkan anak ketika anak lupa atau tidak mengucapkan kata ‘maaf’, ‘tolong’ dan ‘terima kasih’, sehingga dengan pembiasaan ini anak akan menjadi terbiasa dalam mengucapkan kata ‘maaf’, ‘tolong’, dan ‘terima kasih’ saat berinteraksi dengan orang di sekitarnya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98511</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-10 21:19:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-11 09:41:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>