<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98491">
 <titleInfo>
  <title>PERAMALAN INDEKS HARGA KONSUMEN, INFLASI DAN SUKU BUNGA ACUAN (BI RATE) DI INDONESIA MENGGUNAKAN METODE VECTOR ERROR CORRECTION MODEL (VECM)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nadia Ulfa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Permasalahan makro ekonomi seperti Indeks Harga Konsumen (IHK), inflasi dan suku bunga acuan (BI Rate) menjadi tolak ukur yang disoroti dalam pencapaian kemajuan ekonomi. Stabilitas dari ketiganya harus tetap diawasi oleh pemerintah agar nilai-nilai dari variabel tersebut tetap terkendali demi terciptanya moneter yang stabil. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan kausalitas (hubungan timbal balik) antar variabel serta melakukan peramalan terhadap ketiga variabel tersebut. Metode yang dapat digunakan untuk menganalisis data multivariate time series salah satunya adalah Vector Error Correction Model (VECM). Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data time series periode Januari 2009 hingga Desember 2020 yang bersumber dari website Badan Pusat Statistik Indonesia. Berdasarkan hasil analisis kausalitas Granger yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat hubungan kausalitas satu arah antara inflasi dengan IHK dan inflasi dengan suku bunga acuan (BI Rate), sementara antara IHK dengan suku bunga acuan (BI Rate) tidak mempunyai hubungan kausalitas baik satu arah ataupun dua arah. Kemudian, berdasarkan panjang lag optimum yang terpilih yaitu lag ke 5 maka didapatkan model yang terbentuk yaitu VECM (5). Hasil peramalan dan akurasi peramalan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa variabel IHK, inflasi dan suku bunga acuan (BI Rate) mempunyai nilai MAPE</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98491</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-10 14:11:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-10 14:48:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>