<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98464">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA PRAKTIK SOSIAL DALAM PELAKSANAAN PROGRAM GAMPONG RAMAH ANAK DI GAMPONG LAMPALOH, KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ichsan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini berjudul “Analisa Praktik Sosial Dalam Pelaksanaan Program Gampong Ramah Anak Di Gampong Lampaloh, Kota Banda Aceh”. Penulis menganalisis dengan menggunakan teori Strukturasi Anthony Giddens serta menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus dan pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa GRA yang dikembangkan di Gampong Lampaloh berbeda dengan GRA yang dikembangkan di Gampong Lamjabat. Karena Gampong Lamjabat menawarkan diri untuk menjadi Gampong Ramah Anak. Berbeda dengan yang saya dapatkan di Gampong Lampaloh, bahwa Gampong Lampaloh itu terbentuk oleh habitus masyarakat, baik itu pemudanya, orang tuanya, maupun masyarakat yang merasa bahwa anak itu harus dilindungi, anak harus mendapatkan space yang lebih baik, dan anak itu harus diperhatikan, hal tersebut dibuktikan dengan arena yang ada di Gampong Lampaloh yaitu diikutsertakannya anak-anak dalam MUSRENBANG gampong, dan kemudian adanya modal yang ditawarkan, sehingga modal yang ditawarkan ini menarik perhatian DP3AP2KB Kota Banda Aceh untuk menjadikan Gampong Lampaloh sebagai Gampong Ramah Anak. Praktik sosial di Gampong Lampaloh didasari dengan 4 indikator strukturasi (agen dan struktur, perubahan sosial, institusi, dan ruang dan waktu) berdasarkan dengan 5 klaster hak anak (1) hak sipil dan kebebasan, (2) lingkungan keluarga dan pengasuhan, (3) kesehatan dasar dan kesejahteraan, (4) pendidikan, pemanfaatan waktu luang, dan kegiatan seni dan (5) perlindungan khusus.&#13;
&#13;
Kata Kunci	: Praktik Sosial, Gampong Ramah Anak, Strukturasi&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98464</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-09 20:58:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-10 09:15:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>