<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98426">
 <titleInfo>
  <title>UJARAN KEBENCIAN DALAM MEDIA SOSIAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Intan Novia Ay</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Bahasa Indonesia</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Ay, Intan Novia. 2021. Ujaran Kebencian dalam Media Sosial. Skripsi, Jurusan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.&#13;
	Pembimbing:&#13;
	(1) Dr. Razali, M.Pd., (2) Muhammad Idham, S.Pd., M.Ed.&#13;
&#13;
Kata Kunci: ujaran, kebencian, media sosial&#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk ujaran kebencian dalam media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah media dalam ruang digital atau platform media sosial, seperti facebook, instagram, youtube, dan twitter. Data dalam penelitian ini adalah paragraf atau kalimat yang mengandung ujaran kebencian dalam media sosial. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak, teknik ini dilakukan oleh peneliti dengan cara mengamati seacara acak komentar-komentar atau postingan pada media sosial tahun 2021 (April-Agustus), kemudian dicatat dengan cara screenshoot atau tangkapan layar. Teknik analisis data dalam penelitian ini melalui tiga tahap, yaitu (1) mengumpulkan, (2) mengklasifikasi, dan (3) membuat simpulan dari data yang didapat oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk ujaran kebencian dalam media sosial antara lain, pencemaran nama baik atau penghinaan, provokasi, penyebaran berita bohong atau hoaks, pelecehan seksual (sexual harassment), dan sarkasme atau makian. Adapun data ujaran kebencian yang ditemukan dalam penelitian ini ada 96 data. Ujaran kebencian yang paling banyak ditemukan adalah pencemaran nama baik atau penghinaan terdapat 49 data, kemudian penyebaran berita bohong atau hoaks terdapat 22 data, sarkasme atau makian terdapat 16 data, provokasi terdapat 6 data, dan 3 data dari pelecehan seksual. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SENTENCES (GRAMMAR)</topic>
 </subject>
 <classification>415</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98426</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-08 16:06:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-05-12 09:27:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>