<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98425">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR RISIKO DAN GEJALA COMPUTER VISION SYNDROME PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI FAKULTAS KEPERAWATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nur Riski Amalia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan komputer penting di masyarakat terutama bagi mahasiswa. Tanpa disadari beberapa faktor seperti durasi penggunaan komputer yang lama, tidak istirahat setelah menggunakan komputer, praktik ergonomi yang tidak tepat dan &#13;
pencahayaan saat menggunakan komputer dapat mempengaruhi kesehatan mata dengan munculnya berbagai gejala; Computer Vision Syndrome (CVS). Oleh kerena itu, tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi faktor risiko dan gejala CVS pada mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala. Jenis penelitian deskriptif dengan analisa univariat dan desain cross sectional pada mahasiswa aktif S1. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling sebanyak 227 responden tanpa alat bantu penglihatan. Alat pengumpulan data berupa kuesioner Faktor Risiko CVS yang telah melalui uji content validity index dengan nilai 0,78 dan kuesioner baku CVS-Q. Hasil penelitian menunjukkan keseluruhan faktor risiko CVS pada mahasiswa berada pada kategori rendah. Namun berdasarkan hasil, mayoritas mahasiswa yang berada pada kategori risiko tinggi paling banyak pada subvaribel pencahayaan monitor dan ruangan sebanyak 99 responden (43,6%). Sedangkan yang mengalami gejala CVS sebanyak 190 responden (83,7%). Kesimpulan menunjukkan mahasiswa Fakultas Keperawatan mengalami tingginya kejadian gejala CVSwalaupun faktor risiko CVS mahasiswa berada pada kategori risiko rendah. Sehingga diharapkan adanya perhatian dari institusi pendidikan melalui berbagai strategi edukasi untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku mahasiswa dalam pencegahan CVS.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Computer Vision Syndrome, Faktor Risiko CVS, COVID-19.&#13;
Sumber Bacaan: 2 Buku+46 jurnal+4 artikel (2002-2021)&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98425</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-08 15:27:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-09 09:14:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>