<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98368">
 <titleInfo>
  <title>TRADISI MEUDIKEE ORGANISASI MUHAMMADIYAH PADARNPERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAWRN(STUDI KASUS DESA KUTABULOH II KECAMATAN MEUKEK)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIZKA DELVIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FISIP</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>&#13;
ABSTRAK &#13;
Tradisi masyarakat Aceh dalam memperingati maulid Nabi Muhammad&#13;
Shalallaahu Alaihi Wassalaam pada umumnya disertai dengan tradisi meudikee.&#13;
Berbeda halnya dengan masyarakat Desa Kutabuloh II yang dulunya tidak ingin&#13;
memakai tradisi meudikee tetapi hanya ceramah dan memberi bantuan kepada&#13;
anak yatim. Seiring dengan berkembangnya waktu masyarakat Desa Kutabuloh II&#13;
mulai merubah tradisi itu dengan menerima kegiatan meudikee dalam perayaan&#13;
maulid. Perubahan ini bukanlah terjadi secara tiba – tiba tetapi ada proses&#13;
penerimaan tradisi meudikee di Desa Kutabuloh II. Tujuan dari penelitian ini ialah&#13;
mengetahui proses perubahan tradisi Maulid Nabi Muhammad Shalallaahu Alaihi&#13;
Wassalaam di Desa Kutabuloh II Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan.&#13;
Metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif dengan pendekatan&#13;
dengan metode studi kasus yang berfokus pada kasus perubahan tradisi maulid.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perubahan tradisi ini melalui proses&#13;
evolusi yaitu mulai dari penerimaan gagasan dan ide mengenai zikir barzanji&#13;
sehingga agen mulai menciptakan mekanisme mengenai penyelenggaraan zikir&#13;
barzanji yang baik di bagi desa mereka melalui rapat – rapat. Selain itu adanya&#13;
keterbukaan masyarakat organisasi Muhammadiyah di Desa Kutabuloh II untuk&#13;
menghadiri serta mempelajari tradisi meudikee. Keterbukaan ini bisa dilihat pada&#13;
saat zikir barzanji mulai diterima oleh masyarakat organisasi Muhammadiyah&#13;
Desa Kutabuloh II terjadilah perubahan kebiasaan masyarakat yaitu dengan&#13;
latihan zikir kurang lebih 2 bulan sebelum hari peringatan maulid, dan Desa&#13;
Kutabuloh II mulai terbuka dengan desa – desa lain dalam hal peringatan maulid&#13;
dengan mengundang desa – desa lain.  &#13;
Kata Kunci : Maulid, Perubahan, Sosial, Tradisi, Zikir&#13;
 &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98368</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-03-04 09:51:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-04 10:02:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>