PEMBUATAN KARBON AKTIF DARI TEMPURUNG KELAPA SAWIT (ELATES GUINEENSIS JACQ.) MENGGUNAKAN NATRIUM HIDROKSIDA DAN GAS NITROGEN SEBAGAI AKTIVATOR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PEMBUATAN KARBON AKTIF DARI TEMPURUNG KELAPA SAWIT (ELATES GUINEENSIS JACQ.) MENGGUNAKAN NATRIUM HIDROKSIDA DAN GAS NITROGEN SEBAGAI AKTIVATOR


Pengarang

Azwir Masna - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

9941311185

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Kimia (S1) / PDDIKTI : 24201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2005

Bahasa

Indonesia

No Classification

662.93

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian aktivasi terpurung kelapa sawit untuk menghasilkan karbon aktif telah dilakukan menggunakan dengan metode aktivasi fisika dan aktivasi kimia. Aktifasi fisika menggunakan gas nitrogen sebagai aktivator Aktivasi kimia menggunakan natrium hidroksida 10 % w/w dan gas nitrogen sebagai aktivator Variabel yang dipelajari adalah pengaruh metode aktivasi, temperatur aktivasi dan laju alir gas nitrogen terhadap karbon aktif yang dihasilkan. Bilangan iodine optimum yang diperoleh dari penelitian adalah 1002.I mg/gr untuk aktifasi fisika pada kondisi aktivasi
750€ dengan laju alir gas nitrogen 150 ml/menit, dan sebesar 107L.8 mg/gr pada kondisi aktivasi 650€ dengan laju alir nitrogen 100 ml/menit untuk aktivasi kimia Bilangan methyleneblue optrum yang diperoleh adalah
208,5 mg/gr untuk aktivasi fisika pada kondisi aktivasi 800C dengan laju
alir gas nitrogen 150 ml/menit, dan sebesar 247.2 mg/g untuk aktifasi
kimia pada kondisi aktivasi 800"C dengan laju alir nitrogen 150 ml/menit. Studi kesetimbangan penyerapan logam Cr" telah dilakukan untuk karbon aktif yang diaktivasi secara fisika pada kondisi aktivasi 750C dengan laju alir gas nitrogen I50 ml/menit untuk karbon aktif dengan metode fisika, dan pada kondisi aktivasi 65@C dengan laju alir gas nitrogen 100 ml/menit untuk karbon aktif dengan metode aktivasi kimia. Penyerapan logam Cr' oleh karbon aktif mengikuti pola isotherm Langmuir dengan nilai K 0,17IL
/mg dan X, 9.025 mg/gr untuk aktivasi secara fisika. untuk aktivasi kiria
diperoleh K 0,1460 tt/mg dan X, 12.118 mg/gr

Kata kunci karbon aktif, tempurung kelapa sawit, isotherm Langmuir.





Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK