<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98331">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA PENGENDALIAN KUALITAS KEMASAN PRODUK AROMATERAPI PADA PT ACEH KOTARADJA AROMATIK MENGGUNAKAN SEVEN TOOLS ANALYSIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yulia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pada proses produksi biasanya ditemukan beberapa kesalahan yang dapat menyebabkan ketidaksesuaian kemasan, sehingga dapat menurunkan kualitas produksi. Oleh karena itu dibutuhkan suatu analisa untuk mengidentifikasi ketidaksesuaian yang terjadi guna mempertahankan kualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa tingkat kecacatan dalam proses produksi aromaterapi di PT Aceh Kotearadja Aromatik pada bulan Januari 2016 hingga Maret 2020. Adapun kecacatan yang terjadi terdiri dari tiga kategori yaitu botol pecah, tutup patah dan kotak cacat. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Seven Tools Analysis untuk memvisualisasikan tujuh alat pengendalian kualitas produksi serta mencari penyebab dari kecacatan yang terjadi dalam proses produksi. Data yang digunakan pada penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari PT. Aceh Koetaradja Aromatik. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini berupa grafik (line chart), check sheet, histogram, diagram pareto, diagram pencar, diagram sebab akibat dan peta kendali. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dapat diperoleh kesimpulan bahwa jenis cacat yang paling banyak terjadi dalam proses produksi tersebut yaitu kotak cacat. Jenis kecacatan tersebut juga merupakan jenis kecacatan yang paling penting untuk ditangani dengan persentase cacat sebesar 58%. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kecacatan dalam proses produksi yaitu manusia, metode, material dan mesin.&#13;
Kata kunci: Pengendalian Kualitas, Seven Tools Analysis, Aromaterapi, Kemasan Produk.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98331</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-02-28 10:42:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-01 10:01:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>