<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98323">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS MODEL PEMBIAYAAN INFRASTRUKTUR DI INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Oktovianus Yesnat</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi dan Bisnis</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
 &#13;
Judul  &#13;
 &#13;
: Analisis Model Pembiayaan Infrastruktur di Indonesia &#13;
Penulis &#13;
 &#13;
: Oktovianus Yesnat &#13;
NIM  &#13;
 &#13;
: 1701101010070 &#13;
Fakultas/Jurusan : Ekonomi dan Bisnis/Ekonomi Pembangunan&#13;
Pembimbing &#13;
: Dr. Putri Bintusy Syathi, S.E., MA &#13;
&#13;
Infrastruktur merupakan layanan dasar atau bentuk instrumen keras dan lunak yang&#13;
digunakan dalam melayani dan menunjang jaringan struktur dalam memajukan&#13;
pertumbuhan ekonomi dan sosial masyarakat. Sedangkan pengadaan infrastruktur&#13;
merupakan kegiatan desain dalam membangun dan menambahkan kondisi serta&#13;
penyelenggaraan dan perawatan dalam rangka memajukan manfaat infrastruktur.&#13;
Dalam melakukan pembiayaan infrastruktur, pemerintah memiliki kekurangan&#13;
anggaran sehingga menyebabkan terjadinya funding gap. Dalam penelitian ini&#13;
memiliki tujuannya adalah menganalisis model yang sesuai dipakai dalam&#13;
melakukan pembiayaan infrastruktur di Indonesia. Metode yang dipakai pada&#13;
penelitian ini adalah metode deskritif kualitatif. Metode ini digunakan untuk&#13;
mengetahui model yang sesuai digunakan dalam mengatasi funding gap pada&#13;
infrastruktur. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa pembiayaan infrastruktur di&#13;
Indonesia sangat bagus menggunakan model kerjasama pemerintah dengan badan&#13;
usaha (KPBU), maka pemerintah disarankan untuk menggunakan KPBU dalam&#13;
melakukan pengadaan infrastruktur di Indonesia. karena dalam KPBU semua&#13;
akumulasi risiko bisa ditanggung oleh pemerintah dengan swasta serta melalui&#13;
KPBU pihak swasta bisa dilibatkan dalam pembangunan infrastruktur mulai pada&#13;
pengadaan, pembiayaan, sampai perawatan infrastruktur karena pihak swasta&#13;
memiliki kemampuan finansial dan tata kelola proyek yang baik serta memiliki&#13;
SDM dan teknologi yang mumpuni di bidang infrastruktur. Sehingga pemerintah&#13;
diharapkan membuat peraturan pelaksana tentang keterlibatan swasta dalam&#13;
pembiayaan kreatif dan pemerintah daerah diharapkan mampu memanfaatkan&#13;
otonomi daerah.&#13;
Kata Kunci: Funding Gap, Deskriptif Kualitatif, Kerjasama Pemerintah dan&#13;
Badan Usaha, Pembiayaan Kreatif&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ECONOMICS DEVELOPMENT</topic>
 </subject>
 <classification>338.9</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98323</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-02-25 17:24:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-05-12 09:56:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>