<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98278">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN KETERPAPARAN MEDIA DENGAN KECEMASAN KESEHATAN PADA DEWASA AWAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DINDA ANISA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kecemasan kesehatan terjadi ketika individu merasakan adanya perubahan pada tubuh, yang kemudian ditafsirkan sebagai gejala penyakit serius. Salah satu yang menjadi pemicu seseorang mengalami kecemasan kesehatan adalah terpapar oleh informasi yang tersedia di media secara berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keterpaparan media dengan kecemasan kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang melibatkan 378 individu dewasa awal di Aceh yang dipilih menggunakan teknik incidental sampling dengan kriteria berusia 20-34 tahun dan menggunakan media daring. Pengumpulan data menggunakan The Short Health Anxiety Inventory (SHAI) dengan α=0,92 dan Kuesioner Keterpaparan Media dengan nilai α=0,73. Hasil analisis korelasi data menunjukkan bahwa nilai signifikansi (p)=0,000 dengan nilai koefisien korelasi (r)=0,211. Artinya, terdapat hubungan positif antara kecemasan kesehatan dengan keterpaparan media daring dengan tingkat hubungan yang lemah. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa mayoritas subjek penelitian memiliki kecemasan kesehatan ringan, serta mayoritas subjek penelitian mengalami paparan informasi kesehatan melalui situs/jaringan dan sosial media &#13;
 &#13;
Kata Kunci: Kecemasan Kesehatan, Keterpaparan Media, Media Sosial</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>NERVOUS SYSTEM DISEASES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>WORRY</topic>
 </subject>
 <classification>152.46</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98278</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-02-23 12:13:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-05-12 10:11:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>