Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN KETERPAPARAN MEDIA DENGAN KECEMASAN KESEHATAN PADA DEWASA AWAL
Pengarang
DINDA ANISA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Marty Mawarpury - 198203132008012008 - Dosen Pembimbing I
Zaujatul Amna - 198409272019032009 - Penguji
Maya Khairani - 198406202010122003 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
1707101130003
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Psikologi (S1) / PDDIKTI : 73201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2022
Bahasa
Indonesia
No Classification
152.46
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kecemasan kesehatan terjadi ketika individu merasakan adanya perubahan pada tubuh, yang kemudian ditafsirkan sebagai gejala penyakit serius. Salah satu yang menjadi pemicu seseorang mengalami kecemasan kesehatan adalah terpapar oleh informasi yang tersedia di media secara berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keterpaparan media dengan kecemasan kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang melibatkan 378 individu dewasa awal di Aceh yang dipilih menggunakan teknik incidental sampling dengan kriteria berusia 20-34 tahun dan menggunakan media daring. Pengumpulan data menggunakan The Short Health Anxiety Inventory (SHAI) dengan α=0,92 dan Kuesioner Keterpaparan Media dengan nilai α=0,73. Hasil analisis korelasi data menunjukkan bahwa nilai signifikansi (p)=0,000 dengan nilai koefisien korelasi (r)=0,211. Artinya, terdapat hubungan positif antara kecemasan kesehatan dengan keterpaparan media daring dengan tingkat hubungan yang lemah. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa mayoritas subjek penelitian memiliki kecemasan kesehatan ringan, serta mayoritas subjek penelitian mengalami paparan informasi kesehatan melalui situs/jaringan dan sosial media
Kata Kunci: Kecemasan Kesehatan, Keterpaparan Media, Media Sosial
Health anxiety occurs when an individual feels a change in the body, which is then interpreted as a symptom of a serious illness. One of the triggers for someone to experience health anxiety is being exposed to excessive information available in the media. This study aims to determine the relationship between media exposure and health anxiety. This study uses a quantitative approach involving 378 early adult individuals in Aceh who were selected using incidental sampling technique with criteria aged 20-34 years and using online media. Data collection using The Short Health Anxiety Inventory (SHAI) with =0.92 and Media Exposure Questionnaire with a value of =0.73. The results of the data correlation analysis showed that the significance value (p) = 0.000 with the correlation coefficient (r) = 0.211. That is, there is a positive relationship between health anxiety and online media exposure with a weak level of relationship. The results of this study also showed that the majority of research subjects had mild health anxiety, and the majority of research subjects experienced exposure to health information through websites/networks and social media. Keywords: Health Anxiety, Media Exposure, Social Media
HUBUNGAN RELIGIUSITAS DENGAN KECEMASAN KEMATIAN PADA DEWASA MADYA (Liza Merizka, 2019)
PENGARUH PSIKOEDUKASI PENGELOLAAN EMOSI TERHADAP KECEMASAN PADA DEWASA AWAL DI MASA PANDEMI COVID-19 (SYIFA NABILA, 2021)
HUBUNGAN ANTARA MINDFULNESS DENGAN KECEMASAN AKAN KEMATIAN PADA DEWASA MADYA (RAHMATUL HAFIDAH, 2022)
HUBUNGAN ANTARA KESEPIAN DENGAN PERILAKU SELF-HARM PADA DEWASA AWAL (Ismi Nadhiera Ghinata, 2024)
HUBUNGAN MINDFULNESS DENGAN NON-SUICIDAL SELF-INJURY PADA USIA DEWASA AWAL (HASIANI, 2025)