<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98276">
 <titleInfo>
  <title>FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS GEL HAND SANITIZER EKSTRAK KULIT NANAS (ANANAS COMOSUS L.) SEBAGAI ANTIBAKTERI TERHADAP STAPHYLOCOCCUS AUREUS DAN ESCHERICHIA COLI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ILMA MULIYANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kulit nanas (Ananas comosus L. Merr) merupakan tanaman yang memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian uji aktivitas sediaan gel hand sanitizer ekstrak kulit nanas telah dilakukan dengan tujuan mengetahui konsentrasi optimum ekstrak kulit nanas, parameter uji sediaan dan uji aktivitas sediaan terhadap bakteri S.aureus dan E.coli. Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi sumuran. Hasil karakterisasi simplisia menunjukkan kadar air 4,66%, kadar abu total 3,16%, kadar sari larut air 43,33% dan kadar sari larut etanol 40%. Ekstrak etanol diperoleh dengan metode maserasi dengan menghasilkan ekstrak berwarna coklat kekuningan. Hasil karakterisasi ekstrak menunjukkan kadar air 9,16%, kadar abu total 2,66%, kadar sari larut air 59,16% dan kadar sari larut etanol 61,66%. Hasil uji fitokimia ekstrak kulit nanas mengandung saponin, flavonoid dan tanin. Hasil uji aktivitas antibakteri ekstrak kulit nanas pada terhadap bakteri S.aureus dan bakteri E.coli konsentrasi 1,5% termasuk kategori sedang. Sedangkan pada konsentrasi 3% dan 4,5% menghasilkan zona hambat yang termasuk kategori kuat. Hasil uji evaluasi stabilitas sediaan gel hand sanitizer pada uji organoleptis dan homogenitas ketiga sediaan tidak mengalami perubahan. Hasil uji pH, viskositas, daya sebar dan daya lekat masih memenuhi syarat parameter sediaan yang baik. Hasil uji iritasi ketiga sediaan tidak menimbulkan iritasi. Hasil uji aktivitas antibakteri sediaan gel hand sanitizer pada F1 terhadap bakteri S.aureus and E.coli termasuk kategori kuat yaitu 21,24 mm dan kategori sedang yaitu 20,88 mm. sedangkan zona hambat yang dihasilkan pada F2 termasuk kategori kuat yaitu 24,13 mm and 24,06 mm. Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan semua sediaan memenuhi syarat parameter sediaan yang baik serta F1 dan F2 memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri S.aureus dan E.coli.&#13;
Kata kunci : Antibakteri, Gel Hand Sanitizer, Kulit Nanas.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98276</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-02-23 11:26:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-02-23 12:01:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>