PENGARUH LARUTAN KALSIUM KLORIDA (CACL2) TERHADAP KUALITAS BUAH PISANG BARANGAN (MUSA ACUMINATA LINN) SELAMA PENYIMPANAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH LARUTAN KALSIUM KLORIDA (CACL2) TERHADAP KUALITAS BUAH PISANG BARANGAN (MUSA ACUMINATA LINN) SELAMA PENYIMPANAN


Pengarang

Husnawati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0805106010022

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

HUSNAWATI. 0805106010022.Pengaruh larutan kalsium klorida (CaCl2) terhadap kualitas buah pisang barangan (musa acuminata linn) selama penyimpanan. Di Bawah Bimbingan Raida Agustina, S.TP., M.Sc, Sebagai Pembimbing Utama dan Ratna, S.TP., MT, Sebagai Pembimbing Anggota.

RINGKASAN

Buah pisang mempunyai sifat yang muda rusak sehingga salah satu cara untuk mempertahankan masa simpan buah pisang adalah dengan cara menambahkan Kalsium Klorida (CaCl2). Tujuan penelitian untuk melihat pengaruh lama perendaman dengan konsentrasi CaCl2 terhadap kualitas pisang barangan.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan perlakuan konsentrasi 0,3 % (K1), 0,6 % (K2) dan 0,9 % (K3), kemudian dilanjutkan dengan lama perendaman yaitu 60 menit (P1), 90 menit (P2) dan 120 menit (P3). Parameter analisis meliputi susut bobot, kadar air, total padatan terlarut (TPT), kandungan vitamin C, dan kekerasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panelis menolak pisang barangan yang disimpan pada perendaman 60 menit pada hari ke-10, sedangkan pisang barangan yang disimpan pada perendaman 90 menit dan 120 menit ditolak pada hari ke-14 Pada uji organoleptik kombinasi yang paling disukai oleh panelis terhadap aroma yaitu pada perendaman 90 menit dengan konsentrasi 0,6 %, sedangkan warna yaitu pada lama perendaman 90 menit dengan konsentrasi 0,9 %, sedangkan pada rasa lama perendaman 60 menit dengan konsentrasi 0,9%.
Susut bobot terendah adalah 23,53% yang diidentifikasikan pada pisang barangan dengan perlakuan perendaman90 menit dan konsentrasi 0,9 %,hasil uji analisis sidik ragam (Anova), menunjukkan bahwa perendaman pisang barangan dengan konsentrasi berpengaruh terhadap susut bobot,. Adapun kadar air tertinggi terdapat pada perlakuan perendaman 120 menit dengan konsentrasi 0,9 % sebesar 62,28 % dan kandungan TPT perlakuan tertinggi terdapat pada pisang barangan yang diberi perlakuan perendaman 120 menit dengan konsentrasi 0,9 % yaitu 29,47 %Brix. Kandungan vitamin C terendah (1,29 mg/100 g bahan segar) diperoleh pada pisang barangan dengan perendaman 60 menit menggunakan konsentrasi 0,6 % . Dapat disimpulkan bahwa perlakuan dengan perendaman menggunakan konsentrasi dapat mempertahankan kualitas dan memperpanjang umur simpan pisang barangan. Dari keseluruhan Perlakuan lama perendaman yang dikombinasikan dengan konsentrasi pada buah pisang barangan, perlakuan yang terbaik yaitu dengan menggunakan konsentrasi 0,9 % dengan perendaman 120 menit.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK