<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98248">
 <titleInfo>
  <title>PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA POLIANDRI  (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN RESOR ACEH JAYA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Martunis</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FakultasHukum</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
 &#13;
MARTUNIS : PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA&#13;
POLIANDRI (Suatu Penelitian di Wilayah Hukum&#13;
Kepolisian Resor Aceh Jaya) &#13;
2021 &#13;
&#13;
                       Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala&#13;
 &#13;
  (v, 65) pp.,tabl.,bibl.&#13;
M. Iqbal , S.H, M.H.&#13;
&#13;
Poliandri merupakan bagian dari perbuatan pidana yang diatur dalam pasal&#13;
279 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang menyatakan&#13;
bahwa “dihukum penjara selama-lamanya lima tahun barangsiapa yang kawin&#13;
sedang diketahuinya, bahwa perkawinannya yang sudah ada menjadi halangan&#13;
yang sah baginya akan kawin lagi. Dalam praktiknya. terjadi tindak pidana&#13;
poliandri di berbagai daerah khususnya di wilayah hukum Kepolisian&#13;
Resor/Polres Aceh Jaya.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan&#13;
terjadinya tindak pidana poliandri dan upaya penegakan hukum terhadap tindak&#13;
pidana poliandri. Penelitian ini juga akan menjelaskan faktor-faktor yang&#13;
mempengaruhi penegakan hukum terhadap tindak pidana Poliandri.&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yuridis empiris.&#13;
Dalam penelitian ini bahan yang digunakan adalah bahan hukum primer, bahan&#13;
hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Bahan hukum primer tersebut&#13;
diperoleh melalui wawancara dan studi lapangan. Adapun bahan hukum sekunder&#13;
diperoleh melalui studi dokumen dan kepustakaan.&#13;
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ada berbagai faktor yang&#13;
menyebabkan terjadinya tindak pidana poliandri di wilayah hukum Kepolisian&#13;
Resor Aceh Jaya diantaranya adalah faktor rendahnya kesadaran hukum, faktor&#13;
ekonomi, faktor keluarga yang kurang harmonis, dan faktor lingkungan tempat&#13;
tinggal. Penegakan hukum terhadap tindak pidana poliandri dimulai berdasarkan&#13;
laporan dari suami tersangka. Penegakan hukum tersebut belum berjalan dengan&#13;
efektif, hal ini dapat dikatahui dari semakin banyaknya kasus-kasus poliandri yang&#13;
terjadi di masyarakat, meskipun kasus tersebut selain bertentangan dengan hukum&#13;
pidana juga bertentangan dengan hukum syari’at. Ada berbagai faktor yang&#13;
mempengaruhi penegakan hukum terhadap tindak pidana poliandri belum berjalan&#13;
dengan efektif  diantaranya adalah faktor subtansi hukum berupa ketentuan sanksi&#13;
yang memberikan efek jera kepada pelaku maupun anggota masyarakat yang lain.&#13;
Selain itu faktor budaya hukum dan struktur sosial yang belum mampu melakukan&#13;
kontrol sosial kepada individu masyarakat untuk tidak melakukan tindak pidana&#13;
tersebut.  &#13;
Disarankan hendaknya hakim perlu memberikan sanksi yang tegas kepada&#13;
pelaku tindak pidana poliandri dalam putusannya agar dapat memberikan efek jera&#13;
dan Perlu ada penguatan peran struktur sosial masyarakat dalam melakukan fungsi&#13;
kontrol sosial agar anggota masyarakat tidak melakukan perbuatan pidana&#13;
poliandri. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CRIMINAL LAW</topic>
 </subject>
 <classification>345</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98248</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-02-22 11:26:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-05-12 10:05:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>