AKTIVITAS SITOTOKSIK EKSTRAK DAUN BENALU KOPI (LORANTHUS PARASITICUS) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

AKTIVITAS SITOTOKSIK EKSTRAK DAUN BENALU KOPI (LORANTHUS PARASITICUS)


Pengarang

Ernita Silviana - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0408103010013

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Kimia (S1) / PDDIKTI : 47201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam., 2010

Bahasa

Indonesia

No Classification

547

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Telah dilakukan penelitian tentang aktivitas sitotoksik ekstrak daun benalu kopi (Loranthus parasiticus) terhadap sel kanker P388 dengan menggunakan ekstrak n- heksana, etil asetat clan metanol yang secara etnobotani diketahui memiliki khasiat obat. Masing-masing ekstrak tumbuhan tersebut diuji aktivitas sitotoksiknya terhadap sel kanker P388. Daun L. parasiticus diekstraksi dengan berturut-turut pelarut n-
heksana, etil asetat dan metanol sehingga diperoleh berturut-turut ekstrak n-heksana,
etil asetat dan metanol dengan nilai ICso 42,0 µg /mL; 56,0 g/mL dan 47,0 g/mL.
Berdasarkan hasil uji fitokimia pada daun segar tersebut mengandung senyawa golongan alkaloid, terpenoid, saponin, flavonoid, fenol dan saponin triterpen,
sedangkan pada ekstrak n-heksana mengandung senyawa golongan steroid, flavonoid dan fenol; ekstrak etil asetat mengandung senyawa alkaloid, steroid, terpenoid, flavonoid clan fenol; dan ekstrak methanol mengandung senyawa alkaloid, saponin, flavonoid, fenol dan saponin steroid Berdasarkan hasil pengujian tersebut dapat diketahui bahwa yang menyumbang keaktifan sitotoksik:nya adalah senyawa golongan steroid.

Kata kunci : Ekstrak n-heksana, ekstrak etil asetat, ekstrak metanol, metabolit sekunder, sitotoksik, dan sel P388.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK