<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98184">
 <titleInfo>
  <title>KONVERSI MINYAK JELANTAH MENJADI BIO DIESEL MENGGUNAKAN KATALIS BATU KAPUR (CACO3)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Irnita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kata kunci: biodiesel, katalis, minyak jelantah dan transesterifikasi.&#13;
&#13;
Penelitian   ini  bertujuan  untuk  menentukan   pengaruh   konsentrasi  katalis terhadap  nilai  konversi  biodiesel  dan  karakteristik biodiesel  yang  dihasilkan  dari minyak jelantah.  Proses transesterifikasi  dilakukan  dalam  reaktor  pada temperatur&#13;
58'C  dengan  waktu operasi  3 jam.  Sampel  penelitian diambil  dari Kentucy Fried&#13;
Chiken (KFC) di Banda Aceh. Proses transesterifikasi menggunakan  minyakjelantah dan metanol  dengan  perbandingan   1 :8  (v/v)  serta variasi jumlah  katalis  batu kapur (CaCO,)  yaitu 4, 6, dan I0 g masing-masing nilai  konversi biodiesel sebesar 61,551;&#13;
62,837 dan 64,816%. Cara kerja penelitian  ini merujuk kepada Apriyantono  (1989), Machali  (2006), Tambun  (2006),  Haryanto  (2002),  Horwitz dan George  (2005) dan&#13;
SNl  0936  (2008).  Berdasarkan  hasil  penelitian   pengaruh   berat  katalis  terhadap konversi biodiesel maka dapat disimpulkan semakin banyak katalis yang digunakan, semakin  besar nilai  konversi  biodiesel yang  diperoleh. Hasil  uji karakteristik  yang meliputi  densitas,  viskositas,  bilangan asam, bilangan  iod dan bilangan  penyabunan untuk  minyak  jelantah  masing-masing  menunjukkan nilai  sebesar  50,928  mm/s;&#13;
0,928 g/cm'; 2,571 mg KOH/g;  14,720% massa (g-12/100g); 66,385 mgKOH/g. Biodiesel   masing-masing  menunjukkan  nilai  sebesar  3,230-3,299   mm/s;   0,846•&#13;
0,879  g/cm';  0,561-0,795   mg  KOH/g;   49,749-55,836%  massa (g-12/100g)  dan&#13;
154,470-170,918  mg  KOH/g.  Hasil  yang  diperoleh  dibandingkan  dengan  SNI 04-&#13;
7182-2006  maka  dapat  disimpulkan   biodiesel   yang  dihasilkan   berpotensi  untuk dijadikan Bahan  Bakar Alternatif (BBA).  Hasil uji  analisa Fourier Transform Infra Red (FTIR)  menunjukkan adanya  gugus  metil  (alkil)  yang  berada  pada  bilangan gelombang  2863,5  dan 2920,5  cm'. Gugus  metil  membuktikan  bahwa ada  reaksi transesterifikasi  pada  proses  pembuatan   biodicsel.   @leh   karena   nilai   konversi biodiesel  yang diperoleh  kecil, maka disarankan untuk memurnikan  minyak jelantah terlebih dahulu.  Selain itu perlu pula diuji  karakteristik  yang belum dapat dilakukan di laboratorium Kimia FKIP Unsyiah seperti bilangan setana, titik abu dan titik nyala serta direkomendasikan uji coba terhadap mesin.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CATALYSIS</topic>
 </subject>
 <classification>541.395</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98184</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-02-18 10:53:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-31 15:37:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>