<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98116">
 <titleInfo>
  <title>STUDI PENDAHULUAN  FERMENTASI  UBI JALAR UNGU SEBAGAI PROBIOTIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Marlisa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan makanan probiotik dan  ubi jalar ungu. Penelitian ini dilakukan dengan memvariasikan komposisi ubi jalar:air, bakteri yang digunakan serta jumlah susu skim yang ditambahkan. Bubur dengan kondisi   fermentasi  optimum   (perbandingan   ubi:air  (J  :3)   menggunakan  L. bulgaricus+S, thermophllus (1: 1) dan penambahan susu skim 5 g) dianalisis kadar nutrisi  sebeJum dan  sesudah fermentasi   meliputi kadar  air,  abu,  protein, lernak, serat dan gula reduksi. Sebagai perbandingan, analisis juga  dilakukan terhadap bubur fennentasi yang menggunakan starter bakteri L. bulgaricus. Fermentasi ubi jalar ungu dapat meningkatkan nilai mnrisi dibandingkan sebelum difermemasi. Kadar abu meningkat dari 0,25±O,0 1% sebelum fermentasi menjadi 1.27±O,32% dan    1,15±O,04%, protein   dari   2,52±0,21 %   sebelum   ferrnentasi   menjadi 3,07±O,lOO/o dan  3,18±O,03%, lemak. dari  0,2%  sebelum  fermentasi  menjadi 0,25±0,07%  dan  0,2%,  serat  dari  2,89±0,13%  sebelum  ferrnentasi  menjadi  5,65±0,07 dan 5,92±0,04%, serta gula reduksi dari 6,24% sebelum ferrnentasi menjadi	16, II %   dan  J 7,29% rnasing-masing dengan menggunakan bakteri L. bulgaricus	   dan   L.   bulgaricus+S.   thermophilus.   Kadar   air  menurun   dari 88,09±2,33% sebelum ferrnentasi menjadi 83,5±O, 16% dan 62,87±O,49%   rnasing- masing dengan menggunakan bakteri L.  bulgaricus dan L. bulgaricus+S. thermophilus. Analisis  proksimat mcnunjukkan bahwa basil ferrnentasi bubur ubi jalar hampir memenuhi standar SNI untuk yogurt. Analisis organoleptik produk. fermentasi ubi jalar  ungu menunjukkan bahwa total penerimaan panelis untuk produk  fennentasi  bubur  ubi jalar  ungu  relatif  sarna seperti  yogurt  kontrol. Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan diversifikasi produk olahan ubi jaJar ungu sebagai probiotik dan meningkatkan nilai tambah dari ubi jalar ungu.&#13;
&#13;
Kata kunci  : Ubi jalar ungu, probiotik, bubur fermentasi, Lactobacillus bulgaricus, Streptococcus thermophilus.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FERMENTATION</topic>
 </subject>
 <classification>547.29</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98116</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-02-16 12:02:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-03-10 09:41:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>