<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9811">
 <titleInfo>
  <title>PEMBUATAN BRIKET MODIFIKASI BERBASIS SERBUK KAYU</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nela Wirja</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Limbah serbuk kayu selama ini telah dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif&#13;
namun pemanfaatan ini belum optimal, karena masih banyak limbah seperti&#13;
serutan kayu dan daun kering yang belum digunakan untuk pembuatan briket.&#13;
Akibatnya perlu dilakukan modifikasi briket berbasis serbuk kayu untuk&#13;
mengoptimalkan pemanfaatan limbah agar menghasilkan briket yang berkualitas&#13;
dan efisien. Metode yang digunakan dalam penelitian, antara lain metode&#13;
eksperimen yaitu dilakukan pengeringan bahan baku, variasi komposisi sampel,&#13;
pencetakan dan pengujian secara langsung kepada briket. Briket yang didapatkan&#13;
kemudian dianalisis terhadap hasil pencetakan briket, nilai kalor briket dan nilai&#13;
efisiensi pembakaran briket. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai kalor tertinggi&#13;
adalah pada sampel 1 dengan tekanan 10 ton sebanyak 21067 kal/g dengan&#13;
panjang briket 5,5 cm serta nilai rapat massa 1,03 g/cm3 dengan efisiensi&#13;
pembakaran briket 3%. Sedangkan nilai kalor terendah pada sampel 6 yaitu 8219&#13;
kal/g, panjang briket 6,05 cm serta kerapatan massa 0,94 g/cm3 dengan nilai&#13;
efisiensi 8%. Perbedaan nilai kalor tersebut disebabkan pembakaran pada bomb&#13;
kalorimeter tidak dipengaruhi tekanan pencetakan tetapi dipengaruhi oleh&#13;
komposisi dan ukuran partikel sampel. Adapun variasi komposisi sampel yaitu&#13;
sampel 1 (30 g serutan kayu : 10g serbuk halus berukuran butir di atas 70 mesh)&#13;
dan sampel 6 (30 g serbuk kasar berukuran butir di bawah 40 mesh : 10 g serutan)&#13;
dan sampel lainnya.&#13;
Kata kunci: daun, serutan, nilai kalor, briket, nilai efisiensi pembakaran briket</note>
 <subject authority="">
  <topic>BRIQUETTES - FUELS</topic>
 </subject>
 <classification>662.6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>9811</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-10-18 18:23:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-12-28 12:24:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>