<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="98086">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PAPARAN SINAR ULTRAVIOLET DENGAN KEJADIAN MELASMA PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN ULEE KARENG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT REFIDA SARI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Melasma   merupakan   kelainan  pigmentasi   yang  sering dijumpai  dengan  gejala timbul bercak atau flek yang tidak teratur  berwama kecoklatan. Melasma umumnya terjadi  pada wanita usia 26-60 tahun. Melasma  salah satu   pada masyarakat yang tinggal di daerah tropis. Melasma umumnya terjadi pada wanita usia reproduktif yaitu antara 26 -60 tahun. Melasma salah satu penyakit pada kulit yang disebabkan oleh produksi  melanin  yang  berlebihan  dan juga  disebabkan  karena  adanya  berbagai faktor  seperti usia, paparan sinar UV secara langsung, penggunaan alat kontrasebsi dan kesalahan dalam penggunaan kosmetik. Paparan  sinar  UV  secara  berlebihan maka  dapat  menimbulkan  beberapa  masalah terhadap  kulit,  seperti melasma  dan bisa  juga  kulit  akan  menjadi   kemerahan   dan dalam  jangka   waktu  lama  bisa menyebabkan  risiko  kanker  kulit.  Oleh karena  itu peneliti tertarik untuk meneliti hubungan paparan sinar ultraviolet  dengan kejadian melasma  pada  130 responden di Kecamatan  Ulee  Kareng.  Tujuan  penelitian  ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan paparan sinar ultraviolet dengan kejadian  melasma  pada masyarakat   di   Kecamatan   Ulee   Kareng.   Penelitian   ini merupakan   penelitian cross    sectional    dengan  menggunakan   data   primer  berupa  kuisioner  dan wawancara.  Data penelitian  ini diuji dengan dengan uji  Chi Square. Berdasarkan hasil   penelitian   bahwa   dapat   disimpulkan   terdapat   hubungan   paparan   sinar ultraviolet dengan kejadian  melasma pada masyarakat  di Kecamatan  Ulee Kareng dengan hasil p-value sebesar 0,000 (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>98086</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-02-15 14:41:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-02-15 15:05:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>