<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="97970">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PROTOKOL KESEHATAN DENGAN KESIAPAN BELAJAR TATAP MUKA MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Anastasya Metusalach</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kemunculan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) membawa perubahan besar dalam bidang pendidikan Indonesia pembelajaran yang awalnya dilaksanakan secara tatap muka di lingkungan satuan pendidikan, menjadi pembelajaran online dari rumah. Pemberlakukan kembali kebijakan belajar tatap muka di lingkungan satuan pendidikan dengan tetap menjalakan protokol kesehatan Covid-19 mengharuskan mahasiswa memiliki pengetahuan protokol kesehatan yang baik. Kesiapan belajar mahasiswa untuk mengikuti pembelajaran tatap muka di lingkungan satuan pendidikan, menjadi faktor penting penentu keberhasilan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan protokol kesehatan dengan kesiapan belajar tatap muka mahasiswa. Dengan desain penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional study. Sebanyak 380 orang mahasiswa dipilih dengan teknik purposive sampling, alat pengumpulan data adalah kuesioner dalam bentuk google form. Analisis data univariate dan analisis Chi-Square dengan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan protokol memakai masker 64,7% baik, pengetahuan protokol menjaga jarak dan menghindari kerumunan 69,5% baik, pengetahuan protokol mencuci tangan 75,5% baik, dengan presentase keseluruhan tingkat pengetahuan protokol kesehatan mahasiswa Universitas Syiah Kuala 66,3% berada pada kategori baik. Kesiapan belajar tatap muka mahasiswa Universitas Syiah Kuala tertinggi berada pada kategori siap yaitu 50,8%, dengan presentase kesiapan fisik 63,4%, kesiapan emosi 46,6%, kesiapan pengalaman 60,3% dan kesiapan pengetahuan 58,7%, dan tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan protokol kesehatan dengan kesiapan belajar tatap muka mahasiswa dengan nilai p-value 0,065&gt;0,05. Diharapkan bagi pihak Universitas Syiah Kuala untuk terus memberikan edukasi terkait protokol kesehatan dan mempersiapkan lingkungan kampus yang aman dari penyebaran Covid-19 saat pembelajaran tatap muka dilaksanakan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>97970</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-02-09 17:01:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-02-10 09:10:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>