<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="97934">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN MINIMUM DEMAND METHOD (MDM) DALAM MENENTUKAN SOLUSI FISIBEL AWAL MASALAH TRANSPORTASI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD ATHA FAUZAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Masalah distribusi adalah salah satu masalah yang dapat diselesaikan dengan pemograman linier untuk dapat mengoptimalkan besaran biaya dan menentukan alokasi optimal dari setiap sumber i ke setiap tujuan j. Minimum Demand Method merupakan salah satu metode transportasi baru yang dapat menyelesaikan masalah distribusi. Terdapat banyak metode transportasi, namun terdapat dugaan bahwa Minimum Demand Method dapat menghasilkan biaya yang paling minimum daripada metode transportasi solusi fisibel awal lainnya. Pada penelitian ini akan menjelaskan tahapan iterasi dari Minimum Demand Method melalui masalah pendistribusian Rastra pada Perum Bulog Divisi Regional Sumatera Barat Kabupaten Padang Pariaman dan melakukan pengecekan solusi optimal menggunakan Modified Distribution Method. Penelitian ini juga akan menggunakan aplikasi POM-QM for Windows 4 untuk mendapatkan solusi dari metode North West Corner (NWC), Least Cost (LC), dan Vogel Approximation Method (VAM), sehingga dapat mengidentifikasi metode mana yang dapat menghasilkan biaya paling minimum. Penelitian ini akan menggabungkan dari dua penelitian sebelumnya yaitu dari Jamali et al. (2020) dan (Feriza dan Murni, 2020). Setelah melakukan identifikasi, didapatkan bahwa kasus pendistribusian Rastra ini merupakan kasus yang tidak seimbang, sehingga perlu menambahkan dummy untuk dapat melanjutkan proses pengolahan data menggunakan metode transportasi. Hasil yang didapat dengan menggunakan Minimum Demand Method adalah sebesar Rp25.227.010 dan hasil tersebut telah optimal dibuktikan dengan tidak adanya pergeseran pengalokasian dengan pencarian solusi optimal Modified Distribution serta hasil tersebut dapat menghemat 12% dari biaya yang telah dikeluarkan oleh perusahaan. Menggunakan POM-QM for Windows 4 didapatkan hasilnya yaitu NWC sebesar Rp27.967.340, LC sebesar Rp25.821.810, dan VAM sebesar Rp25.821.810. Maka dapat disimpulkan bahwa dugaan yang menyatakan Minimum Demand Method dapat menghasilkan biaya yang paling minimum dari metode transportasi solusi fisibel awal lainnya adalah benar pada kasus penelitian ini.&#13;
&#13;
Kata kunci: Minimum Demand Method, Metode Transportasi, Optimal, POM-QM for Windows 4, transportasi tak seimbang</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>97934</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-02-08 13:18:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-02-08 15:22:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>