PENENTUAN PRIORITAS REKONSTRUKSI JALAN DI KECAMATAN SETIA BAKTI KABUPATEN ACEH JAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENENTUAN PRIORITAS REKONSTRUKSI JALAN DI KECAMATAN SETIA BAKTI KABUPATEN ACEH JAYA


Pengarang

Fazrimiara - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Muttaqin - 196606151990091001 - Dosen Pembimbing I
Taufiq S. - 196309221990021001 - Dosen Pembimbing II
Teuku Budi Aulia - 196705291994031001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1704201010067

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101

Kata Kunci
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2022

Bahasa

Indonesia

No Classification

625.7

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kecamatan Setia Bakti merupakan kecamatan yang mengalami kerusakan jalan beraspal paling parah diantara kecamatan lainnya di Kabupaten Aceh Jaya. Kecamatan Setia Bakti memiliki 21 ruas jalan kabupaten dengan total panjang 72,21 km, dimana yang memiliki kondisi rusak berat sebanyak 15 ruas dengan total panjang 43,65 km (60,45%). Mengingat Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya memiliki anggaran yang terbatas untuk sektor jalan, maka rekonstruksi jalan di Kabupaten Setia Bakti harus diprioritaskan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kriteria yang dominan harus diperhatikan dalam rekonstruksi jalan di Kecamatan Setia Bakti dan untuk menentukan urutan prioritas rekonstruksi jalan di Kecamatan Setia Bakti. Penelitian ini menggunakan pendekatan metodologi kuantitatif melalui penyebaran kuesioner. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan pertimbangan berdasarkan pihak ahli multidisipliner terkait dengan rekonstruksi jalan. Responden ditujukan kepada pihak ahli multidisipliner sebanyak 6 orang. Kriteria yang ditinjau adalah kriteria kondisi jalan, tata guna lahan, aksesibilitas, kependudukan, fasilitas sosial, dan fasilitas pemerintahan. Alternatif yang ditinjau adalah jalan dengan kondisi rusak berat sebanyak 15 ruas di Kecamatan Setia Bakti. Teknik analisis data digunakan Analisis Multi Kriteria (AMK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria yang dominan harus diperhatikan dalam rekonstruksi jalan adalah kriteria kondisi jalan dengan nilai bobot kriteria rata-rata sebesar 0,38. Prioritas utama rekonstruksi jalan adalah Jalan Lhok Timon sebagai prioritas 1 dengan kinerja alternatif sebesar 7,30, Jalan Lageun - Pante Kuyun sebagai prioritas 2 dengan kinerja alternatif sebesar 4,22, dan Jalan Gunong Mancang Gampong Baro sebagai prioritas 3 dengan kinerja alternatif sebesar 4,11.

Setia Bakti subdistrict is the subdistrict that suffered the worst damage to asphalt roads among other subdistricts in the Aceh Jaya reign. Setia Bakti subdistrict has 21 county roads with a total length of 72.21 km, 15 of which are badly damaged with a total length of 43.65 km (60.45%). Given that the Aceh Jaya district government has a limited budget for the road sector, priority must be given to road rehabilitation in the Setia Bakti district. The purpose of this study is to determine the predominant criteria to be considered in road rehabilitation in Setia Bakti district and to determine the priority order of road rehabilitation in Setia Bakti district. This study uses a quantitative methodological approach through the distribution of questionnaires. The sampling technique used is targeted sampling with considerations based on multidisciplinary experts related to road reconstruction. The respondents addressed the multidisciplinary experts up to 6 people. The criteria checked are the criteria for road condition, land use, accessibility, population, social institutions and government institutions. The tested alternative is a badly damaged road with up to 15 sections in the Setia Bakti district. The data analysis technique uses Multi Criteria Analysis (AMK). The results show that the dominant criterion that must be taken into account in road reconstruction is the road condition criteria with an average criterion weight value of 0.38. The main priorities for road renovation are Lhok Timon Street as Priority 1 with an alternative service of 7.30, Lageun - Pante Kuyun Street as Priority 2 with an alternative service of 4.22, and Gunong Mancang Gampong Baro Street as Priority 3 an alternative benefit of 4.11.

Citation



    SERVICES DESK