<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="97816">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI NILAI KEANDALAN SISTEM KESELAMATAN BANGUNAN TERHADAP KEBAKARAN PADA GEDUNG KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD KHALIL AL WAZIR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S2)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh (Kanwil Kemenag Provinsi Aceh) dalam menyelenggarakan tugasnya pernah mengalami peristiwa kebakaran bangunan gedung pada tanggal 4 Februari 2020 (rri.co.id, 2020). Kondisi bangunan gedung tersebut belum memenuhi seluruh kriteria yang ada di dalam Nilai Keandalan Sistem Keselamatan Bangunan (NKSKB). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kriteria yang dominan perlu dipertimbangkan dalam meningkatkan keandalan sistem keselamatan bangunan Gedung Kanwil Kemenag Provinsi Aceh dan mengevaluasi nilai keandalan sistem keselamatan bangunan gedung tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui kuesioner dan metode kualitatif melalui observasi. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan pertimbangan yang didasarkan pada pihak expert judgement. Responden ditetapkan sebanyak 4 expert judgement. Keandalan sistem keselamatan bangunan gedung yang ditinjau adalah kriteria kelengkapan tapak, sarana penyelamatan, sistem proteksi aktif, dan sistem proteksi pasif. Evaluasi nilai keandalan sistem keselamatan bangunan gedung mengacu pada Petunjuk Teknis (Juknis) dari peraturan Pd-T-11-2005-C. Teknik analisis data digunakan Analytical Hierarcy Process (AHP) dan analisis scoring (pembobotan). Kriteria yang dominan perlu dipertimbangkan dalam meningkatkan keandalan sistem keselamatan bangunan gedung adalah kriteria sistem proteksi pasif dengan nilai rata-rata gabungan eigen kriteria sebesar 0,42. Nilai keandalan sistem keselamatan bangunan gedung diperoleh sebesar 68,95% dengan tingkat keandalan yang cukup. Peningkatan keandalan yang dapat direkomendasikan adalah melakukan perawatan dan perbaikan berkala serta melengkapi komponen yang kurang. Komponen yang perlu dilakukan perawatan dan perbaikan adalah kompartemenisasi, hidran halaman, dan hidran gedung. Komponen yang perlu dilengkapi adalah deteksi dan alaram, siames conection, sprinkler, sistem pemadam luapan, pengendali asap, deteksi asap, pembuangan asap, lift kebakaran, cahaya darurat dan petunjuk arah, pintu kebakaran, jendela kebakaran, dan ruang pengendali operasi.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Kebakaran, keandalan, keselamatan, bangunan gedung, AHP</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>97816</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-02-03 15:25:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-02-03 16:27:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>