<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="97804">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERBANDINGAN OUTPUT DAYA PADA PENGIRIMAN DAN PENERIMAAN DATA MELALUI WI-FI, LORA DAN ZIGBEE BERBASIS ESP-32</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Jabal Abdul Salam</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Internet of Things (IoT) memiliki kemampuan untuk mentransfer data melalui jaringan internet. Transfer data dilakukan menggunakan protokol seperti Wi-Fi, LoRa dan ZigBee yang penggunaan dayanya berbeda. Penggunaan daya sangat berpengaruh terhadap ketahanan perangkat IoT. Konsumsi daya yang tinggi memperpendek masa pakai baterai dan menambah biaya pergantian beterai. Oleh karena itu, peneliti melakukan analisa terhadap daya yang digunakan oleh mikrokontroler saat pengiriman dan penerimaan data memakai protokol Wi-Fi, LoRa dan ZigBee. Proses analisa dimulai dari mengukur nilai tegangan sumber yang dijadikan nilai konstanta untuk mendapatkan nilai daya. Selanjutnya mengukur arus yang mengalir pada ESP32 saat pengiriman dan penerimaan data dari semua protokol. Hasilnya, LoRa adalah protokol paling hemat daya dengan nilai rata-rata daya proses pengiriman 0,36 watt. Kemudian diikuti ZigBee dengan nilai daya rata-rata 0,43 watt dan yang paling boros pada proses pengiriman data yaitu protokol Wi-Fi dengan nilai daya rata-rata yaitu 0,61 watt. Pada proses penerimaan data, nilai daya rata-rata LoRa yaitu 0,31 watt, ZigBee 0,44 watt dan Wi-Fi 0,49 watt. Data yang telah didapatkan selanjutnya dilakukan uji signifikansi menggunakan uji Mann-Whitney U serta uji Effect Size. Dari hasil uji tersebut disimpulkan bahwa perbedaan pada setiap protokol bermakna dan tidak bisa diabaikan.&#13;
Kata kunci: IoT, Wi-Fi, LoRa, ZigBee, Daya, Mann-Whitney U, Effect Size.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>97804</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-02-03 12:58:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-02-03 14:39:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>