<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="97782">
 <titleInfo>
  <title>KAPASITAS GESER PENAMPANG BALOK PROFIL I FERROFOAM CONCRETE DENGAN TINGGI 300 MM (STUDI KASUS :</title>
  <subTitle>WIREMESH 2 LAPIS, 3 LAPIS, DAN 4 LAPIS)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Meirissa Dwihandayani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S2)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jembatan mempunyai peran penting menghubungkan daerah pelosok yang terpisah menjadi terkoneksi untuk dapat dilalui. Di pelosok pedesaan, seringkali ditemukan jembatan kayu yang sudah rusak dan tidak layak digunakan sebagai jalur lintas transportasi masyarakat desa yang masih bertahan. Instruksi Gubernur Aceh No.05/INSTR/2007 mengenai aktifitas illegal logging sehingga sulit untuk mendapatkan kayu maka diperlukan alternatif bahan lain sifatnya permanen. Salah satu alternatif pengganti kayu untuk konstruksi jembatan dengan menggunakan ferrofoam concrete. Bahan ini terbuat dari beton busa ringan yang dapat mengurangi beban mati pada bobot bangunan sehingga bisa diaplikasikan menjadi gelagar jembatan. Beberapa peneliti telah banyak melakukan penelitian ferrofoam concrete berupa bentuk balok profil kanal (C) dan double canal yang dikonfigurasi menjadi profil I dengan ditemukan kelemahan pada tumpuan yang hancur sebelum struktur mencapai kondisi beban maksimum. Berdasarkan latar belakang tersebut, dilakukan penelitian menggunakan penampang balok profil I ferrofoam concrete untuk mengetahui kapasitas profil I sebagai alternatif gelagar jembatan. Benda uji yang dibuat adalah profil berbentuk I dengan tinggi 300 mm. Penulangan benda uji menggunakan D8 sebagai rangka dan wiremesh dengan variasi jumlah 2, 3 dan 4 lapis. Mix design berdasarkan berat jenis 1600 kg/cm3 dengan FAS 0,4 dan pozzolan sebesar 10% dari berat jenis. Hasil penelitian yang didapatkan pengujian tekan sebesar 22,62 MPa dan pengujian tarik baja serta wiremesh masing-masing sebesar 4217,14 kg/cm2 dan 3365,44 kg/cm2. Adapun hasil pengujian lentur profil I pada 2 lapis wiremesh diperoleh beban maksimum sebesar 8,48 ton dan lendutan sebesar 12,60 mm, profil I pada 3 lapis wiremesh diperoleh beban maksimum sebesar 8,08 ton dan lendutan 16,19 mm,  profil I pada 4 lapis wiremesh diperoleh beban maksimum sebesar 9,55 ton dan lendutan 17,90 mm. Semua pola keruntuhan yang terjadi pada profil I dengan variasi lapis wiremesh adalah keruntuhan geser.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FERROCONCRETE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>REINFORCED CONCRETE - FOUDATION MATERIALS</topic>
 </subject>
 <classification>624.153 37</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>97782</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-02-02 22:38:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-19 16:22:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>