<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="97694">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS DAN REKONSTRUKSI POHON FILOGENETIK BERDASARKAN GENOM NUKLEUS DAN KLOROPLAS PADA SUKU ZINGIBERACEAE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Haya Maghfira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>MIPA-BIOLOGI</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Zingiberaceae merupakan suku yang terbesar jumlahnya di antara delapan suku lainnya dalam ordo Zingiberales yang diperkirakan terdapat 52 marga dengan lebih dari 1500 jenis yang telah diidentifikasi. Suku Zingiberaceae banyak ditemukan tumbuh di hutan tropis, terutama di kawasan Malesiana (Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura, Filipina, dan Papua New Guinea. Hubungan kekerabatan antar jenis suku Zingiberaceae lebih mudah diinterpretasikan dengan menggunakan marka molekuler daripada karakter morfologinya. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi dan menganalisis pohon filogenetik suku Zingiberaceae berdasarkan gen single locus (matK, rbcL, dan ITS) dan multilocus (Kombinasi matK, rbcL, dan ITS) untuk menginterpretasikan hubungan kekerabatan, dan evolusinya. Penelitian ini menggunakan data setiap gen dari 25 jenis yang diperoleh dari GenBank. Metode rekonstruksi pohon filogenetik yang digunakan yaitu metode berdasarkan jarak atau distance-based method (Neighbor-Joining) dan berdasarkan karakter atau character-based methods (Maximum Parsimony, Maximum Likelihood). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gen matK dan ITS paling baik digunakan untuk analisis kekerabatan antar jenis suku Zingiberaceae, serta pohon filogenetik yang direkonstruksi menggunakan gen multilocus dengan metode Maximum Parsimony lebih dapat menjelaskan hubungan kekerabatan dan evolusinya dibandingkan gen lainnya.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Evolusi, filogenetik, ITS, matK, rbcL, Zingiberaceae.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>GENETICS - PLANTS</topic>
 </subject>
 <classification>581.35</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>97694</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-01-31 10:47:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-31 12:21:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>