<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="97693">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN TINDAKAN INTUBASI MENGGUNAKAN MACINTOSH LARYNGOSCOPE DENGAN MCGRATH LARYNGOSCOPE PADA PASIEN GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>dr. Rizki Taufiqurrahman</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pendahuluan: Intubasi merupakan salah satu tindakan esensial yang dilakukan pada kondisi gawat darurat untuk menjaga patensi jalan napas dan memberi dukungan respirasi pada berbagai kondisi klinis. Dalam prosedur intubasi, kebutuhan akan laringoskop merupakan suatu hal yang mutlak dibutuhkan untuk memungkinkan intubator menciptakan line of sight pada laring untuk memasukkan endotracheal tube. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan ketepatan dan durasi intubasi antara penggunaan Macintosh dan McGRATH Laryngoscope pada intubasi pasien gawat darurat.&#13;
Metode: Penelitian ini termasuk studi observasional dengan desain potong lintang yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Peneliti akan melakukan observasi berkaitan dengan ketepatan (attempt) dan durasi intubasi antara penggunaan Macintosh dan McGRATH Laryngoscope. Analisis Mann-Whitney U test dilakukan pada penelitian ini dengan tingkat kepercayaan 95%.&#13;
Hasil: Sebanyak 120 pasien yang membutuhkan intubasi gawat darurat di observasi dalam penelitian ini dengan distribusi 63 intubasi Macintosh dan 57 intubasi McGRATH. Rerata usia subjek dengan intubasi dengan Macintosh dan McGRATH secara berurutan 46 tahun dan 43 tahun dengan dominasi jenis kelamin laki-laki. Kedua kelompok menunjukkan rerata ketepatan intubasi sebanyak 1 kali (p=0,133) dan durasi intubasi selama 10 detik (p=0,635). &#13;
Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan ketepatan intubasi dan durasi yang bermakna antara penggunaan Macintosh dan McGRATH Laryngoscope pada intubasi pasien gawat darurat. Kedua modalitas laringoskop sama efektifnya dalam pertimbangan ketepatan dan durasi intubasi pada pasien gawat darurat bergantung pada kemahiran intubator.  &#13;
&#13;
Kata Kunci: Intubasi, durasi, ketepatan, Macintosh, McGRATH&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>97693</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-01-31 10:45:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-31 11:11:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>